Muhammad Herry Rintis Usaha Puding Kelapa Joget sejak SMK

Muhammad Herry Rintis Usaha Puding Kelapa Joget sejak SMK

Diposkan: 09 Mar 2019 Dibaca: 16 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Muhammad Herry Syahdana (21) warga Dusun 1 Desa Pantai Labu Pekan, Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deliserdang, sukses dengan Puding Kelapa Joget.

Usaha yang dimulainya pada tahun  2017 saat ia  masih duduk di bangku  SMK ini, dikatakannya kini bisa membatu biaya kuliahnya.

Dijelaskannya, bisnis ini berawal saat ia mendapat dana hibah dari perlombaan starup, dan ia memilih  usaha puding kepala.

Tak sekadar puding biasa, agar berbeda dengan yang lain ia memilih nama yang unik dan membuat penasaaran. Sehingga terciptalah nama produknya puding kelapa joget.

"Saya dapat dana hibah jadi perlu nama, kalau puding kelapa saja sudah banyak jadi kita berpikir dan bagaimana produk saya bisa dikenal oleh masyarakat banyak, jadi saya  memilih puding kelapa joget. Selain  unik juga membuat penasaran, ini juga merupakan strategi pemasaran saya," jelasnya Jumat (8/3/2019).

Dikatakanya saat membuat disain puding kelapa joget ini, desain grafis nya tertawa sehingga ia berharap ini bisa menjadi iconik Medan dan banyak disukai oleh masyarakat Medan.

"Puding kelapa joget ini sebenarnya  terbuat dari kelapa hibrida (pohon kelapa Thailand), saya ambil  dari agen. Kemudian proses pembuatannya melalui fermentasi. Setelah beberapa  hari, puding kelapa joget pun siap  disajikan. airnya segar dan  terdapat kelapa  yang berstruktur lembut mirip sekali dengan puding padahal seluruh isi di kelapa itu adalah original isi buah kelapa asli," ungkapnya.

Untuk pemasarannya ia memilih dipasarkan  melalui  online dan juga menjualnya di kampus. Memang diakuinya ada kendala dengan pemasaran. Pernah masuk di super market namun tergeser karena ada produk lain. Karena itu ia berstrategi dengan membangun jaringan reseller.

Selian unik dikatakanya puding kelapa joget ini juga memiliki Khasiat, dapat menyegarkan tubuh dan sehat buat lambung karena ada puding yang lembut aman bagi lambung.

"Keinginan saya saat ini saya ingin ada investor sehingga saya dapat terbantu baik modal maupun pemasaran,"ungkapnya.

Sementara itu, perbuahnya ia  jual di pasaran  Rp15 ribu sampai Rp20 ribu. Namun jika dijualnya di luar kampus harganya bisa mencapai Rp20 ribu sampai Rp 25 ribu tetapi sudah free ongkir.(UKM06)

 

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2019. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved