Yayasan Pelangi Indonesia Motivasi Remaja Hindari Narkoba dan Free Seks
Diposkan: 10 Nov 2018 Dibaca: 955 kali
UKM MEDAN.COM, MEDAN- Yayasan Pelangi Indonesia yang berpusat di Jakarta hadir di Kota Medan guna memberikan sosialisasi dan memotivasi remaja di Medan untuk menghindari narkoba dan free seks.
Ruth Dwi Kristi Asih, Pelaksana Seminar dan LSD Yayasan Pelangi Indonesia mengatakan kehadiran mereka di Medan sudah berlangsung 1 Minggu. Diawali melakukan seminar penanggulangan penyalahgunaan narkoba dan free seks di salah satu sekolah di Kabanjahe, Tanah Karo. Dikatakannya, Yayasan Indonesia yang terdiri dari kalangan pengusaha dan komunitas anak muda ini menemukan jumlah remaja pengguna narkoba yang cukup besar di kawasan tersebut.
Diharapkannya, dengan seminar yang dilakukan para remaja baik yang sudah terkena maupun belum dapat memahami dampak buruk dari penyalahgunaan narkoba dan free seks.
"Kebetulan saya ditugaskan di Kabanjahe, ternyata di sana terdapat pengguna atau pemakai narkoba yang sangat besar," paparnya kepada ukmmedan.com diperingatan Hari Pahlawan di Lapangan Benteng Medan, Sabtu (10/11/2018).
Ruth Dwi Kristi Asih menjelaskan pihaknya ditugaskan selain memberikan sosisalisasi bahaya penyalahgunaan narkoba, juga diamanatkan agar ikut serta dalam event pemerintahan. Karena itulah, tepat di Hari Pahlawan pihaknya berpartisipasi dengan membuka stand ruang motivasi dilapangan benteng pada peringatan hari pahlawan yang digelar Pemko Medan dan Kodam I Bukit Barisan.
Di ruang motivasi itu mereka bertugas melayani para siswa atau remaja yang ingin berkonsultasi tentang narkoba, seks bebas, dan pergaulan bebas.
"Kami memberikan motivasi kepada siswa bukan hanya seminar. Kami memberikan motivasi apalagi bagi yang terlanjur jatuh menjadi pengguna narkoba kami tinggal meminta siswa tersebut mengisi kuisioner kemudian meminta nomor handphone siswa lalu kami akan difollow up," ungkapnya.
Diakuinya, sosialisasi yang dilakukan di Sumatera Utara khususnya Kota Medan tidak memungut biaya karena mereka yang terdiri dari pengusaha muda memiliki dana sendiri dengan tujuan untuk menyelamatkan generasi muda di Indonesia. (UKM06)