Utamakan Kualitas, Misna Chan Optimis Usaha Kue Tradisional
Diposkan: 24 Oct 2019 Dibaca: 1640 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Bisnis kue tradisional sangat menjanjikan saat ini, sebab selera masyarakat kini mulai kembali ke zaman dulu, kue tradisional masih tak tertinggalkan.
Ini pula yang menjadi alasan Misna Chan, Owner Kue Kampoeng Medan buka usaha kue tradisional.
Wanita yang bertempat tinggal di Jalan Merak no 12A Sei Sikambing B ini mengatakan ia sudah mulai usaha kue itu dari tahub 2011 tetapi waktu itu ia menjual Doroyaki Chan, beralih ke usaha kue kampung pada tahun 2016 lalu.
"Awal mulai usaha tahun 2011 waktu masih jadi mahasiswa semester 5 dengan brand dorayaki chan. Setelah menikah di tahun 2016 saya ganti usaha jadi kue kampoeng atau kue-kue tradisional," ungkapnya.
Dikatakannya, setelah menikah dan punya anak ia komitmen waktunya lebih banyak di habiskan di rumah, dan ia juga punya prinsip setelah menikah ia tidak mau meninggalkan anaknya. Namun harus tetap berpenghasilan dari rumah. Kue kampung menjadi pilihan usahany.
Hampir semua jenis kue tradisional yang ia produksi seperti lemper, lapis, apem, bolu kukus, kue lumpang, risol, kue talam dan kue tradisional lainnya.
Saat ini ia masih produksi berdasarkan pesanan saja, meski diakuinya sudah ada langganan dari salah satu Universitas di Medan.
"Selain menjalin kerjasama, pesanan, penyuka kue kue tradisional saya ini banyak dari kalangan kaum ibu-ibu. Sementara kita masi homemade by order. Kalau ada pesanan kita buatkan," ungkapnya.
Misna juga mengaku, kue tradisional itu dibuat menggunakan bahan bahan berkualitas dan tidak menggunakan MSG apalagi pemanis buatan, sehingga kue yang ada di Kue Kampoeng bisa dikonsumsi semua umur.
"InsyaAllah resepnya kita punya sendiri. Kalau belajar, saya banyak belajar di banyak tempat, Seperti kursus latihan bareng teman dan ada juga belajar dari YouTube," akunya.
Untuk pemasarannya masih melalui online, karena itulah ia memimpikan punya toko agar bisa.memasarkan kuenya secara offline. (UKM06)