Unik dan Tidak Pasaran Menjadi Daya Tarik
Diposkan: 15 May 2018 Dibaca: 1367 kali
UKMKOTAMEDAN.COM-MEDAN
Peminat kerajinan rajut, terus bertumbuh. Produk serupa sudah banyak berkembang di kota lain, seperti Jogjakarta. Hal ini, membuat Famella Novianti pun kian memodifikasi aneka karyanya seiring dengan perkembangan mode.
Hal ini, karena calon pembeli biasanya akan tertarik dengan produk kerajinan tangan karena limited edition dengan model yang tidak ramai dipasaran. Seperti saat ini ia sedang memamerkan aneka kreasi yang ia padupadankan dengan bahan unik seperti ulos dan songket.
Bagi Pempy, peluang usaha kerajinan tangan yang dilakoninya ini, tidaklah membutuhkan modal yang besar. Sebab dengan memanfaatkan barang-barang yang mudah didapatkan, bisa membuat berbagai kerajinan tangan yang memiliki nilai jual. Apalagi bisnis tersebut juga bisa dijalankan dari rumah.
Dalam memasarkan produk Pempy mengaku memanfaatkan sosial media, seperti facebook, instagram dan whatsapp, selain lewat pameran penjualan lewat sosial media juga menjanjikan. Sosial media juga membantunya untuk mengenalkan berbagai produknya kepada masyarakat luas.
Tidak hanya itu bagi Pempy, sosial media juga dimanfaatkannya sebagai wadah belajar. Ini untuk mendapatkan informasi produk dan teknik serta pola kerajinan yang bagus. “Lewat internet, kita bisa mendapatkan berbagai informasi mengenai teknik rajutan dan pola-pola apa yang sedang trend. Perluasan ide juga menjadi bertambah, dan tidak stagnan pada model yang itu-itu saja,”tandasnya.
Produk andalan Pempy adalah sepatu yang ia jual mulai harga Rp175 ribu sampai Rp350 ribu. Selain itu juga ada produk lainnya seperti gantungan kunci dan bross yang dipasarkan dengan harga mulai Rp10 ribu rupiah.
“Terkadang mengerjakan kerajinan tangan ini juga tergantung mood, biasanya ada masa kita mood tidak terlalu bagus, dengan melihat-lihat perkembangan atau model yang menarik di internet, semangat kita bisa muncul lagi,” tutur Pempy. Soal teknik merajut, Pempy juga banyak mencari masukan lewat internet. Terlebih memodifikasi rajutan agar terlihat mudah diaplikasikan, seperti pada sepatu. Agar produk yang dihasilkan juga kuat dan tidak mudah rusak. (UKM03)