UMKM Belum Maksimal Manfaatkan Tehnologi

UMKM Belum Maksimal Manfaatkan Tehnologi

Diposkan: 14 Aug 2018 Dibaca: 1127 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, SOLO - Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) masih banyak yang belum memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk mengembangkan usahanya. Dari dari 800 pelaku UKM yang mendapat pelatihan e-commerce, hanya separuhnya saja yang aktif melakukan perdagangan elektronik.  

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Bina Usaha dan Pemasaran Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, Juli Emmylia disela-sela gebyar UKM di Graha Solo Raya pada Selasa (14/8/2018).

Dari pelaku UMKM yang aktif memasarkan produknya melalui perdagangan elektornik, jelas Juli, hanya sedikit yang rutin membuka email untuk berinteraksi dengan konsumen setiap harinya. Hal tersebut menurut Juli membuat pelaku usaha sulit berkembang.

“Yang aktif haya 400 saja, tapi yang sering buka email aktif itu hanya 50 saja, ketika ada pesan masuk lewat email ini banyak yang enggak buka, ini kendalanya,” tutur Juli.
 
Meski demikian, kata dia Pemprov Jateng terus mendorong agar pelaku-pelaku UMKM untuk terus tumbuh dan berkembang. Hingga triwulan I 2018 terdapat 136.207 pelaku UMKM di Jateng. Diantaranya sebanyak 46.809  berasal di sektor produksi non pertanian, 22.738 di sektor pertanian, 50.169 di sektor perdagangan dan 16.491 di sektor jasa.

Keberadaan usaha mikro jelas Juli telah mampu menyerap tenaga kerja di Jateng sebanyak 933.989 jiwa. Total omzet pelaku UMKM se-Jateng mencapai lebih dari 50 miliar.
 
“Permasalah yang ditemui adalah banyak dari pelaku usaha yang masih enggan mengenal teknologi internet untuk mengembangkan usahanya, padahal seperti kita ketahui bahwa pemanfaatan teknologi informasi dan jaringan internet semakin mudah di jangkau,” tuturnya.

Menurut Juli pemanfaatan teknologi dan invoasi menjadi perhatian penting seiring perkembangan teknologi yang semakin massif dan menyetuh segala sendi kehidupan. Sebab itu ia pun mendorong agar pemerintah dan masyarakat agar semakin tanggap dengan perubahan yang terjadi terutama dalam teknologi informasi.

“Harus dibarengi dengan inovasi sekaligus penumbuhan semangat berwirausaha. Dengan banyaknya platform medsos dan aplikasi messenger, tentu akan memudahkan bagi para pelaku ukm di wilayah pelosok untuk memasarkan produknya sekaligus berkomunikasi dengan calon pembeli di luar daerah bahkan di luar negeri,” katanya. (*/UKM01)

 

Sumber : Republika.co.id

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved