Ubi Cilembu Asli Bisa Ditemukan di Medan di Gerai Vina
Diposkan: 24 Dec 2018 Dibaca: 3014 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Untuk menikmati Ubi Cilembu tidak perlu jauh-jauh harus ke Jawa Barat. Di Kota Medan, Anda dapat menemukan ubi yang bercita rasa semanis madu ini.
Di Jalan Sunggal Simpang Jalan Sei Batang Hari, Ubi Cilembu dijual kiloan mentah dan ada juga kiloan sudah dibakar dan tinggal dikonsumsi saja.
Usaha Ubi Cilembu Jawa Barat ini sebelumnya adalah usaha dari pendatang asli orang Jawa Barat, namun karena mau buka cabang di Kalimantan, Usaha ini diteruskan oleh Vina dan Keluarganya yang merupakan warga Jalan Sunggal Simpang Sei Batang Hari.
"Awalnya usaha ini pemiliknya adalah orang Jawa Barat Asli, tapi sekarang saya dan keluarga saya yang neruskan,karena beliau sudah pulang ke Jawa Barat untuk membuka gerai lagi di Kalimantan, karena prospeknya bagus jadi kami mau meneruskan usaha ini," jelas Vina pada Senin (24/12/2018).
Usaha ini sudah berjalan dua tahun, sebelumnya di Jalan Sei Sikambing karena sewa tokonya habis lalu usaha tersebut pindah ke tempat saat ini di Jalan Sunggal. Untuk peminatnya setiap hari ramai pembeli. Sehingga Vina tidak berani menutup gerainya takut banyak pembeli yang menjadi kecewa.
"Stok kita dalam seminggu sampai 15 keranjang,perkeranjangnya berisikan 15 Kg Ubi Cilembu , itu bisa habis dalam seminggu setelah itu kita melakukan pemesanan kembali. Pernah saya kehabisan stok, banyak pembeli kecewa," katanya.
Dikatakan, gerai Ubi Cilembu Jawa barat ini buka mulai pukul 06.00-hingga 23.00 WIB. Untuk harga diakuinya hanya Rp20 ribu/Kg untuk yang mentah sedangkan yang sudah dibakar hanya Rp30 ribu/Kg.
Di Kota Medan sebenarnya banyak yang menjual Ubi Cilembu namun tidak semuanya asli. Namanya saja Ubi Cilembu tapi yang dijual adalah ubi rambat biasa. Untuk membedakan Ubi Cilembu asli dengan tidak, Ubi Cilembu asli memiliki tekstur yang sangat lembut, dan di tengahnya ada cairan seperti madu yang rasanya sangat manis. Sedangkan kalau Cilembu palsu, tidak ada cairan madu ditengahnya, rasanya pun tidak manis.
"Jadi pembeli yang sudah tahu Ubi Cilembu asli, mereka akan datang ke gerai kita, karena kita pun jika mendapat kiriman dari Jawa barat tidak sesuai kita langsung komplen dan meminta ubinya ditukar. Karena kami tidak mau mengecewakan pembeli," jelasnya .
Dalam sehari pembeli bisa mencapai 15 orang yang datang, rata-rata pembeli bisa memesan 2 sampai 3 kg. Dan ada juga yang membeli sampai 20 kg untuk dijadikan oleh-oleh. Memang sejauh ini peminatnya banyak yang datang dari etnis Tionghoa. (UKM06)