Tumor dan Kista Jadi Masalah Dalam Reproduksi Wanita
Diposkan: 13 May 2018 Dibaca: 1270 kali
UKMKOTAMEDAN.COM-MEDAN
Fibroid (tumor) dan Kista menjadi masalah di bagian reproduksi wanita. Setidaknya, dari sepuluh wanita, tiga diantaranya memiliki masalah tersebut. Faktor makanan yang tidak sehat dan mengkonsumsi minuman bersoda menjadi salah satu pemicunya.
Demikian disampaikan dr Mohd Nazri, Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan dari KPJ Selanggor Specialist Hospital kepada puluhan ibu-ibu yang mengikuti seminar kesehatan gratis yang digelar oleh PT Satria Sanama Internasional sebagai perwakilan KPJ Selanggor Specialist Hospital Malaysia di Medan, Sabtu (12/5/2018).
Dokter asal Malaysia ini menyebutkan sistem peranakan wanita pada umumnya memiliki masalah akan tumbuhnya fibroid atau kista. Fibroid sendiri tumbuh pada rahim wanita berusia 30-45 tahun yag disebabkan oleh genetik atau keturunan, berat badan berlebih atau obesitas, tidak mempunyai anak atau tak menikah.
Hal ini terjadi disebabkan masalah siklus menstruasi yang tak normal dengan waktu yang lama bahkan ada yang darah menstruasinya keluar dan ada yang tidak. Atau masa mentruasi bisa 2 sampai 3 kali dalam sebulan.
“Fibroid atau tumor yang tumbuhan dalam rahim ini bukan kanker akan tetapi kalau tidak dirawat dia bisa sebabkan kanker.Gejala yang biasanya terjadi gangguan siklus menstruasi biasanya dengan keluarnya banyak darah haid atau yang keluar memakan waktu pajang, kemandulan, sakit saat menstruasi, gangguan saat kencing, rahim turun dan ini harus di periksa kan segera,” katanya.
Fibroid juga sebutnya, bisa menyebabkan kemandulan. Sehingga untuk bisa mengetahui penyakit ini dengan cepat harus melalui USG (Ultrasound Scan). “Untuk menangani fibroid itu harus dilihat umur pasien terlebuh dahulu bila di atas 45 tahun dan sudah menikah lakukan bedah atau operasi dengan pengangkatan rahimnya juga sebab bila diangkat fibroid bisa datang lagi. Namun kalau kecil saja dengan ukuran satu senti gak perlu di bedah. Namun bila menyebabkan darah mens keluar banyak harus dibuang,” terangnya.
Penyakit ini sebutnya, memiliki gejala sakit perut, sakit saat menstruasi, masalah kencing/usus yang sakit atau kram, kemandulan dan sakit saat melakukan seks serta siklus mens yang tak normal.
“Kista beresiko pada wanita umur 20 tahun ke atas ada yang keturunan tapi tidak semua kista keturunan. Mengetahui adanya kista melalui USG dan kista ini harus langsung dibuang dengan cara di bedah. Namun, bila kista kecil jangan dibuang kalau tak ada masalah bagi penderita. Kalau kistanya parah harus dibuang dan rahimnya juga kita angkat,”ujarnya.(UKM01)