Tips Bertahan Bagi Pelaku Usaha di Antara Gempuran Bisnis Online

 Tips Bertahan Bagi Pelaku Usaha di Antara Gempuran Bisnis Online
Alween Ong. Foto : UKM02

Diposkan: 19 Jun 2019 Dibaca: 212 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, PERKEMBANGAN teknologi digital seakan sulit dibendung dan bak dua mata pisau bagi pelaku usaha.

Persaingan kian sengit dengan pemanfaatan digital, namun di sisi lain sangat memudahkan transaksi jual beli.

Pelaku usaha pun diminta tak lagi alergi dengan bisnis online.

Hal tersebut dikatakan Alween Ong, pelaku bisnis, Owner Narsis Digital Printing.

Perempuan yang kerap menjadi pemateri seminar UKM ini menjelaskan lajunya teknologi saat ini harus disikapi dengan baik.

Alween sendiri telah membuktikan bagaimana memanfaatkan bisnis secara online sangat membantunya memasarkan produk/jasa.

Narsis saat ini bertahan di Paladium Lantai 2, Jalan Kapten Maulana Lubis. Mal yang seakan hidup segan mati tak mau ini harus menerima fakta banyak tenan gulung tikar dan memilih pergi, namun Narsis tetap berdiri tegar dan dikenal.

"Kalau saya tutup mata dengan online, saya mungkin sudah bangkrut," ujarnya di sela-sela Business Seminar bersama pelaku UKM di Fave Hotel, Rabu (19/6/2019) siang.

Alween menyebutkan dunia online itu sangat baik, jika dimanfaatkan. Misalnya menggunakan Google Business agar dalam mesin pencarian, produk kita berada di urutan pertama yang dilihat  pembaca. "Facebook juga Instagram, semua harus dimanfaatkan," lanjutnya.

Alween mengatakan karena Instagram Narsis yang aktif, pihaknya baru saja menerima pesanan secara online dari konsumen Malaysia. "Ini luar biasa bagi kami, mereka memesan tak sedikit. Mereka hubungi via direct message lalu kirim file yang mau dicetak via whatsApp, saat ini dalam proses cetak dan akan selesai dalam waktu dekat," ungkapnya.

"Jika tidak dengan online, mana mungkin kami bisa dapat pesanan begitu," timpalnya.

Alween mengatakan dulu sebelum booming bisnis online, dia belajar secara otodidak dan lebih dulu masuk ke Google Business.

Dan, dia menyadari betapa pentingnya bermain di mesin pencarian Google.

"Kalau rumusnya jejaring laba-laba, dimana saat seseorang cari produk, Google bisa menguraikan data usaha kita," ungkapnya.

Alweenpun menjelaskan tips bagi pelaku UKM adalah harus punya website produk sendiri. "Karena apapun ceritanya di bisnis online, kita harus punya rumah sendiri yang menjadi wadah untuk mengupas produk kita agar menarik di mata konsumen," bebernya.

Pun yang tak boleh dilupakan para pelaku usaha saat mengiklankan produk ke publik harus menyertakan  foto menarik. "Foto yang berbicara, secara foto harus mendeskripsikan produk. Dan, foto dengan aslinya harus sama sesuai permintaan konsumen. Kalau ulasannya jelek tentu orang menganggap itu produk jelek. Pelaku UKM saat ini enggak boleh tutup mata dengan dunia online," bebernya.

Dia menyadari banyak juga pelaku usaha yang belum mau online tapi masih percaya dengan bisnis secara offline. Namun, Alween menyakini 5-10 tahun mendatang yang offline akan kehilangan rasa dan tergerus zaman. "Saya sudah buktikan banyak mal di Medan yang dulu usahanya ramai sekarang sepi," tegasnya.

"Jadi kalau pengen memperkuat bisnis pondasinya harus dikuatin. Bisnis secara online jangan dianggap sebelah mata lagi, manfaatkan semua media sosial untuk mengiklankan produk kita," pungkasnya.  (UKM-02)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2019. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved