Tiga Tips Menghadapi Perubahan
Diposkan: 03 Apr 2018 Dibaca: 1223 kali
UKMKOTAMEDAN.COM-MEDAN
Founder Kubik, Jamil Azzaini menyebutkan ada tiga hal yang harus dibenahi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) jika bisnisnya ingin tetap eksis menghadapi era digital saat ini.
Sebab tanpa adanya terobosan, perubahan yang sangat eksponensial ini membuat pelaku usaha sulit mengidentifikasi siapa saingan sesungguhnya. Karena perusahaan besar pun ternyata diera digital dan kemajuan tehnologi informasi saat ini bisa kalah oleh perusahaan kecil.
Ketiga hal tersebut masing-masing, membenahi mental pengusahanya, organisasinya serta memulai digital mindset. “Karena sekarang, perubahan yang eksponensial itu digerakkan oleh digital, tehnolgi informasi. Makanya, pelaku usaha, harus memiliki mental yang siap menghadapi perubahan. Jadi tiga hal ini yang harus dibenahi, jika bisnisnya ingin eksis sekarang,”ujar Jamil Azzaini, Minggu (1/4/2018) .
Sejauh ini sebutnya, kesadaran pelaku usaha untuk berbenah sudah ada. Hanya saja, jumlahnya mayoritas. Dalam artian, masih banyak orang yang bisnis hanya sekedar menjalankan bisnis, rutinitas. Sehingga akibatnya, sibuk tapi tidak tidak produktif. “Sibuk tapi tidak besar kontribusinya. Sibuk dengan hal-hal yang rutinitas,bukan hal-hal yang strategis,”ujar founder lembaga training coaching dan counsulting ini.
Padahal sambungnya, dunia berubah begitu cepat yang tidak bisa dilawan dengan rutinitas. Namun harus dilawan dengan terobosan-terobosan. “Dan terobosan muncul, jika dia punya waktu untuk merenung, punya waktu untuk memikirkan gagasan baru. tidak sibuk dengan rutinitas dengan sekarang terjadi,”tandasnya.
Dia juga menambahkan, dengan perkembangan tehnologi, bisnis saat ini tidak seperti bisnis masa lalu yang identik dengan lokomotif. Jika lokomotifnya rusak, maka bisnisnya akan ikut terganggu. “Kalau bisnis mau cepat, harus menciptakan orang-orang hebat dalam bisnis anda,”ujarnya, dan dalam bisnis tidak ada ‘supermen’ melainkan super team.
Untuk menjadi seorang pebisnis yang tangguh sambungnya, harus berjiwa pemimpin. “Jika mengabaikan leadership dan attetute maka tunggulah kehancuran,”ujar inspirator SuksesMulia ini. (UKM01)