Tenaga Pekerja Lepas Lebih Menarik, 2019 Meningkat 16%

Tenaga Pekerja Lepas Lebih Menarik, 2019 Meningkat 16%
Team Sribulancer.(istimewa)

Diposkan: 18 Jun 2019 Dibaca: 602 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA- Tenaga pekerja lepas di Indonesia mengalami peningkatan. Besarannya mencapai hingga 16% dibandingkan tahun lalu. Menjadi tenaga pekerja lepas semakin menarik, sebab perusahaan lebih tertarik untuk menggunakan tenaga pekerja lepas dalam menyelesaikan proyek.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada akhir 2018, sebanyak 56,8% masyarakat Indonesia bekerja di sektor informal, kemudian berwirausaha, termasuk pekerja lepas atau freelancer. Kemudian dari data BPS per Mei 2019, basis angkatan kerja di Indonesia yang tersedia sebanyak 136,18 juta orang. Dengan rincian sebanyak 129,36 juta orang dan pengangguran sebanyak 6,82 juta orang. Dari 129,36 juta pekerja tersebut, freelance mengambil porsi 4,55% atau berjumlah sekitar 5,89 juta orang.

Centre of Reform on Economics (CORE) menilai fenomena freelancer memberikan dampak positif untuk perekonomian secara makro karena menciptakan lapangan kerja. Para freelancer bisa menjadi solusi keterbatasan lapangan pekerjaan dan kegiatan ekonomi yang produktif karena para freelancer tumbuh tanpa dibebani masalah ketenagakerjaan.

CORE juga menilai bahwa budaya freelance ini akan menjadi tren pekerjaan di masa yang akan datang. Generasi milenial yang juga lebih tertarik menjadi freelancer memiliki peluang yang luas untuk bekerja di kancah internasional dan membantu negara untuk meningkatkan devisa karena pekerjaan mereka memiliki ruang yang tidak terbatas untuk mengembangkan diri serta relasi kerja.

CEO  Sribulancer, Ryan Gondokusumo, Selasa (18/6/2019)  menyebutkan sebagai penyedia jasa freelance di Indonesia pihaknya merasakan peningkatan jumlah penawaran maupun permintaan akan kebutuhan freelancer. Sebagai produk dari PT. Sribu Digital Kreatif, Sribulancer telah membantu banyak kebutuhan jasa freelance dalam memproduksi konten digital dan sudah menjadi salah satu platform freelancer terbesar di Indonesia.

Saat ini sebutnya, permintaan jasa pada Sribulancer berjumlah 26.364 dengan kategori pekerjaan yang paling diminati adalah jasa desain sejumlah 5.149 permintaan. Menyusul di belakangnya adalah kategori pengembangan web sejumlah 4.576 permintaan. Penawaran jasa pada Sribulancer berjumlah 105.952 dengan kategori pekerjaan yang paling banyak tersedia jasanya adalah jasa desain sejumlah 5.149 freelancer.

Saat ini sambungnya, freelancer paling banyak tersedia di Jabodetabek dengan 53.216 freelancer, Bandung dengan 12.468, dan Surabaya dengan 9.767 freelancer. Sribulancer juga menyediakan freelance di kota seperti Bontang, Tanjung Pandang, Sorong, dan Timika meskipun jumlahnya tidak sebesar di kota lainnya.

Ditambahkannya, di era serba digital saat ini, bisnis besar maupun perusahaan dan pelaku UMKM semakin sadar akan pentingnya strategi pemasaran digital dalam menciptakan peluang bisnis sehingga permintaan atas keahlian khusus yang disediakan Sribulancer seperti desain, pengembangan web dan aplikasi, pemasaran digital, penulisan kreatif, fotografi dan videografi, entri data, serta jasa lainnya cukup tinggi dan terus meningkat.

Perusahaan pun merasa kebutuhan pekerjaan bukanlah suatu kebutuhan yang rutin sehingga merekrut freelancer adalah pilihan yang tepat. Karena sangat menekan biaya pengeluaran. Di sisi lain, jam kerja yang fleksibel dan pekerjaan yang bisa dilakukan di mana saja menjadi daya tarik utama dalam menjadi freelancer. Tidak hanya itu, pendapatan yang didapatkan pun bisa melebih pekerja tetap seperti pekerja kantoran.

Sribulancer hadir sebagai jawaban dengan menghubungkan kedua belah pihak sehingga perusahaan dapat fokus terhadap target bisnis sekaligus dapat menggunakan freelancer untuk memenuhi kebutuhan konten digital yang berkualitas dengan biaya yang efisien.

Sebelum kehadiran Sribulancer, freelancer di Indonesia belum memiliki wadah untuk mencari pekerjaan dan memaksimalkan potensi mereka. Sebagian besar pekerjaan untuk freelancer hanya datang dari relasi masing-masing.

Keadaan seperti ini tak jarang merugikan freelancer dari kemungkinan pekerjaan yang tidak dibayar, pembayaran yang tidak sesuai kesepakatan awal, hingga pencurian Hak Kekayaan Intelektual. Namun dengan adanya Sribulancer, freelancer dapat menambah portofolio, meningkatkan keahlian, membangun profil, dan menjadi freelancer sebagai pekerjaan utama. (rel/UKM01)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2020. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved