Teknologi RAS Tingkatkan Produksi Benih Ikan

Teknologi RAS Tingkatkan Produksi Benih Ikan

Diposkan: 20 May 2019 Dibaca: 1048 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA- Teknologi Recirculation Aquaculture System (RAS) dapat meningkatkan produktivitas pembenihan ikan. Selain itu juga bisa menciptakan usaha yang minim dampak negatif terhadap ekologi.

“Teknologi RAS ini merupakan teknologi pembenihan ikan intensif yang dapat diterapkan untuk berbagai jenis komoditas baik tawar, payau, maupun laut, sehingga nantinya dapat menjadi solusi mengatasi permasalahan kebutuhan benih ikan di seluruh Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Slamet Soebjakto, dilansir dari KKPNews, Senin (20/5/2019).

Slamet menjelaskan, RAS memiliki keunggulan di antaranya aman dari pencemaran lingkungan perairan. Sehingga sanitasi dan higienitasnya lebih terjaga serta ramah lingkungan. Selain itu, juga mudah dalam pemeliharaan dan stabilitas kualitas air lebih terjaga serta penggunaan air lebih hemat.

“RAS harus terus dikembangkan untuk berbagai komoditas budidaya karena dapat mengendalikan hama dan penyakit, meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan, serta meningkatkan produktivitas sistem budidaya, sehingga pendapatan juga akan meningkat tajam,” tambah Slamet.

Salah satu keberhasilan implementasi teknologi RAS yaitu pada pembenihan ikan gurame yang dilakukan oleh Tim Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Tatelu KKP untuk mencukupi kebutuhan benih gurame di Provinsi Sulawesi Utara.

Kepala BPBAT Tatelu, Fernando J. Simanjuntak menyebutkan, penerapan RAS ini memang ditujukan untuk meningkatkan padat tebar benih, kelangsungan hidup, keseragaman, serta laju pertumbuhan sehingga terjadi peningkatan produktivitas.

Secara ekonomi usaha pendederan ikan gurame dengan teknologi RAS sangat menguntungkan. Sebab pendapatan pembenihan gurame dengan teknologi RAS mampu mencapai Rp49.000 per liter air dalam wadah budidaya sedangkan konvensional hanya Rp317 atau meningkat rata-rata sebesar 155 kali lipat.

Hal ini dimungkinkan karena padat tebar dengan teknologi RAS jauh lebih tinggi. Kondisi ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi RAS pada pembenihan ikan terbukti jauh lebih efisien dalam penggunaan air dan lahan dibandingkan sistem konvensional. (*)

Sumber : KKPNews


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved