Sukses dengan 18 Woman Store, Eva Hanifah Suryani Ingin Umrahkan Karyawan

 Sukses dengan 18 Woman Store, Eva Hanifah Suryani Ingin Umrahkan Karyawan

Diposkan: 26 Apr 2019 Dibaca: 1070 kali


 

UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Kesuksesan  usaha bukan semata-mata karena banyak modal, atau karena usaha sendiri melainkan ada juga orang-orang yang juga memiliki andil kesuksesan dari sebuah usaha yaitu karyawan.

Karena itulah, Owner 18 Woman Store, Eva Hanafiah Suryani pemilik  toko muslimah di Jalan Dr. Mansyur No 80 c Medan Selayang memiliki impian akan mengumrahkan karyawannya secara bergantian.

Eva Hanifah Suryani wanita berniqob ini mengaku sudah menjalani bisnis pakaian muslimah sejak 2 tahun belakangan. Sebelumya ia fokus dengan fashion remaja.

"Dulunya saya menjalani usaha pakaian remaja. Itu berlangsung 1 tahun 5 bukan tetapi karena saya mulai belajar ilmu agama dan semakin faham, saya terapkan pelan-pelan dan akhirnya saya membuka khusus menjual pakaian muslimah," ungkapnya.

Usaha pakaian tersebut dimulainya tahun 2012 silam. Ia yang dulunya pekerja di sebuah perusahaan swasta dan di salah satu pusat perbelanjaan di Medan memilih berhenti demi membantu suaminya yang saat itu berjualan pakaian laki-laki di Stabat. "Lalu karena lokasi yang cukup jauh lalu kita pindah ke Medan. Dan ada beberapa hal yang membuat kita pindah dan menutup usaha di Stabat salah satunya karena saya melahirkan," jelasnya.

Lalu saat saya membantu suami, diapun menyelingi berjualan pakaian  untuk wanita tetapi  bukan hanya pakaian muslimah, dia juga menjual busana remaja. Dan pindah ke Medan pun ia masih berjualan pakaian remaja hingga akhirnya total ia memutar stirnya hingga fokus menjual  pakaian muslimah.

Untuk produk miliknya  sebagian merupakan produkainya sendiri baik disain maupun menjahitnya. Ada yang berbeda dengan produk miliknya. Produknya didominasi ukuran besar (big size)

"Beberapa konsumen yang datang sering cari yang besar dan kebanyakan warga Medan selalu bermasalah dengan lingkar lengan. Jadi di Tanah Abang (Jakarta) ada satu toko produksi busana yang ukuran besar jadi pas sekali dengan pasar di Medan. Ukuran pakaian muslimah di toko saya itu menyediakan sampai 5L," ungkapnya.

Berjalan 3 tahun di Medan ia merasakan ada peningkatan konsumen meskipun kondisi ekonomi saat ini sangat mempengaruhi usahanya. Untuk menjaga persaiangan dengan toko-toko pakaian muslimah lainnya, diakuinya selain produknya Produksi sendiri, harga juga terjangkau. Harga termurah Rp85 ribu dan yang paling mahal Rp350 ribu (stelan gamis plus hijab).

Eva memiliki impian yang besar. Jika kebanyakan orang bermimpi ingin memiliki banyak cabang, tidak dengan wanita ini, impiannya sangat mulia yaitu mengumrahkan karyawannya.

"Buka cabang bukan impian terbesar saya tetapi justru impian terbesar adalah bisa mengumroh kan para karyawan saya secara bergantian. Saat ini karyawan saya ada 10 orang yang membantu saya dalam mengembangkan bisnis pakaian muslimah ini," tandasnya.(UKM06)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved