Startup Agritek Ramaikan Agrivaganza 2019
Diposkan: 13 Jul 2019 Dibaca: 1014 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA- Generasi milenial yang ingin berkontribusi memajukan industri pertanian terus betumbuh. Tidak sedikit perusahaan startup yang siap membantu produksi serta pemasaran hasil tani.
Seperti dalam kegiatan Agrivaganza yang digelar dalam rangka memperingati Hari Krida 2019, di Gedung Pusat Informasi Agribisnis, Kantor Pusat Kementerian Pertanian pelaku usaha startup.
Salah satunya, TaniHub, perusahaan e-commerce buatan anak bangsa yang merupakan bagian dari TaniGroup, didirikan Ivan Arie dan Pamitra Wineka. Brand Activation TanHub, Arsal, yang hadir dalam Agrivaganza 2019 menuturkan di era digital seperti sekarang, sektor pertanian juga dituntut untuk beradaptasi agar mampu terus bersaing.
Lewat aplikasi TaniHub, digitalisasi dalam pertanian terbukti mampu memberi angin segar bagi para petani maupun produsen di bidang pertanian. Selain itu, juga bisa dijadikan kesempatan untuk menumbuhkan minat bagi generasi milenial, untuk menyumbangkan ide inovatifnya demi pertumbuhan industri pertanian Indonesia.
“Kita ingin membantu petani, kita ingin kasih akses ke petani untuk cepat dapat pasar. Petani itu biasanya ada kendala di akses permodalan dan akses pemasarannya, nah kita hadir di sini supaya petani bisa lebih mudah lagi. Kalau ada program petani milenial itu sebenernya bagus banget ya, apalagi di TaniHub sendiri sudah banyak banget petani milenial yang menjadi mitra kita. Semoga lebih bagus lagi supaya anak muda tuh tidak memandang pertanian sebelah mata. Sejauh ini sudah banyak perkembangan, contohnya saja dengan menjamurnya start up lokal yang bergerak di bidang pertanian” tutur Arsal saat ditemui di lokasi acara Agrivaganza 2019.
Selain TaniHub, ada juga Gandasari Coffee yang tidak hanya menjadikan kopi sebagai minuman saja, tapi memanfaatkannya untuk berbagai produk seperti masker dan lulur kopi hingga pengharum ruangan. Eni Wartini selaku pendiri Gandasari Coffee menuturkan produk kopinya merupakan asli kopi dari Indonesia. (*)