Start Up Didorong Berdaya Saing di Kancah Dunia
Diposkan: 11 Aug 2018 Dibaca: 1022 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA -Pemerintah mendukung masyarakat yang berkarya di sektor ekonomi digital. Tidak hanya itu, bisnis start up ini juga didorong untuk berdaya saing di kancah internasional.
Hal ini diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara saar bertemu delapan developer start up terpilih Program Akselarator Digitaraya yang digagas Google Developer Launchpad dan PT Kibar Kreasi Indonesia (KIBAR), Jumat malam (10/8/2018).
Rudiantara menyebutkan secara khusus dirinya amat tertarik dengan dinamika di sektor start up serta potensi ekonomi digital yang ada di Indonesia. Peran pemerintah sekarang bukan lagi hanya regulator, namun juga menjadi fasilitator dan akselarator dalam potensi teknologi digital.
"Kita punya market power yang besar yang negara lain tidak memilikinya. Kita ini juga friendly terhadap investor tapi yang dapat meningkatkan nilai tambah dan inovasi baru di Indonesia. Karena Indonesia harus lebih kompetitif di kancah international," katanya.
Oleh karenanya, untuk mendukung kemajuan potensi ekonomi digital di tanah air, pemerintah terus melakukan pembebahan seperti adanya infrastruktur ketersediaan akses internet di Indonesia. Selain itu juga, dimudahkan serta disederhanakannya proses perizinan pengembangan inovasi start up.
"Jangan sampai orang yang mau memulai bisnis start up justru dipersulit. Justru harus dimudahkan proses perizinannya. Nah nanti untuk proses perizinan kalo submit sebelum jam 12 siang, di hari yang sama izin harus sudah keluar,"ujarnya.
Untuk diketahui, Mei lalu, Google Developer Launchpad dan KIBAR meluncurkan Program Akselerator Digitaraya. Program ini ditujukan untuk mendorong pertumbuhan pelaku usaha start up, khususnya di tanah air.
Penyelengaraan Program Akselerator yang bersinergi dengan Google Developers Launchpad bakal membuat pelaku start up di Indonesia bergabung bersama jaringan independen terbaik dari Amerika Latin, Eropa, Afrika dan Asia. (*/UKM01)
Sumber : kominfo.go.id