Sri Mulyani Menangis Turis Danau Toba Merosot

Sri Mulyani Menangis Turis Danau Toba Merosot
Danau Toba saat ini

Diposkan: 15 Nov 2018 Dibaca: 932 kali



UKMKOTAMEDAN.COM, PARAPAT-Peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, beberapa waktu lalu berdampak cukup luas bagi pariwisata setempat.

Pasalnya, sejak peristiwa itu kunjungan turis lokal dan mancanegara merosot.

"Sejak kejadian kapal tenggelam, turis sudah jarang datang, tengokla sepi sekali Parapat ini, padahal kami mencari makan dari kehadiran pengunjung kesini," pengakuan Sri Mulyani kepada UKMKOTAMEDAN.COM, Kamis (15/11/2018)

Sri Mulyani juga mengatakan sangat sedih dengan kondisi di Parapat. Biasanya ia bisa memperoleh penghasilan Rp 1 juta/hari pada weekend dan hari besar, tidak dengan saat ini. Untuk memperoleh Rp200 ribu saja sangat sulit. Mirisnya, Sri Mulyadi yang berjualan makanan seperti Indomie, mie goreng, nasi goreng dan juga aneka minuman ini mengaku penghasilan sehari hanya cukup menutupi belanja untuk berjualan besoknya.

"Turis sudah tidak mau lagi naik kapal, kalaupun ada hanya satu -satu, semua kalau ditanya mau menyebrang atau tidak, selalu jawabannya tidak, takut menjadi alasan utama para turis," katanya dengan raut wajah sedih dan mata berkaca-kaca.

Sama halnya yang diungkapkan Robi, salah seorang resepsionis di wisma Pora-pora, Jalan Pora-pora Tiga Raja, Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara bahwa pengunjung sangat merosot, jika ada hanya yang punya acara rapat dari perkantoran saja. Kalau turis mancanegara nyaris tidak ditemukan lagi. Hunian hotel diperkirakan nya turun hingga 50 persen.

"Sepi kali, liat la kak lengang, tak ada yang lewat, kondisi ini sejak kejadian kapal tenggelam itu. Semua wisatawan ketakutan menyeberang," akunya.

Berdasarkan pantauan, wahana air banana boat seharian hanya bersandar dipinggir danau Toba. Dan kapal kapal pengangkut juga hanya tertambat di tiang-tiang kayu disekitaran danau. Kios kios  aksesoris tampak lengang dan penjualnya tampak mengalihkan diri dengan aktifitas memainkan handphone dan ada juga memanfaatkan waktu sambil menjahit baju.

Harapannya para masyarakat dan para pedagang  terhadap pemerintah, menginginkan agar  danau Toba yang merupakan kota wisata yang pernah menjadi primadona di Sumatera Utara dipromosikan lagi.(UKM06)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved