Setiap Investasi Diminta Gandeng Pengusaha Lokal

Setiap Investasi Diminta Gandeng Pengusaha Lokal
ilustrasi: fixabay

Diposkan: 12 Nov 2019 Dibaca: 1217 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta setiap ada investasi di daerah menggandeng pengusaha lokal baik mikro maupun kecil. Sehingga mendapatkan manfaat dengan kehadiran investasi tersebut.

Hal tersebut penting untuk dilakukan agar UKM bisa naik kelass. Sebab selama ini, meski memiliki program perlindungan, pemberdayaan UMKM yang tersebar hampir di seluruh kementerian dan lembaga  namun sayangnya, tidak fokus dan tidak terkoordinasi dan terkonsolidasi.

“Apa yang sudah dilakukan oleh sebuah kementerian diulang lagi oleh BUMN ataupun swasta. Sehingga akhirnya apa? Target grupnya itu-itu saja,” kata Joko Widodo saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas tentang Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),  dilansir Kominfo, Selasa, (12/11/2019).
 

Tidak hanya itu, presiden juga menyoroti program pemberdayaan UMKM ini masih rutinitas, monoton dan sering tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan UMKM. “Saya melihat misalnya, kredit dari perbankan yang diberikan kepada usaha mikro, usaha kecil lewat subsidi.  Subsidi apa? Subsidi bunga, subsidi bunga bagi UKM,” ujar Presiden seraya menambahkan, sekarang ini bunganya sudah 7% mau diturunkan ke 6%.

Joko Widodo juga mengingatkan, agar program untuk pengembangan UKM ini harus tambahkan kepada usaha-usaha produksi, bukan bagi usaha perdagangan.  Sebab pemerintah ingin UMKM naik kelas dari yang mikro menjadi kecil, dari yang kecil menjadi menengah, dari yang menengah menjadi besar.
 

Hal ini sambungnya juga sudah menyampaikan ke Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), agar setiap adanya investasi itu digandeng pengusaha lokal, pengusaha kecil, pengusaha mikro, dikawinkan, sehingga pengusaha-pengusaha lokal mendapatkan manfaat dari adanya investasi yang ada di sebuah daerah.

“Misalnya, pembangunan infrastruktur jalan tol, airport/bandara, pelabuhan. Beri ruang bagi usaha mikro, usaha kecil usaha menengah kita dalam sistem rantai pasok konstruksi. Sehingga betul-betul tidak hanya melibatkan yang besar-besar saja  tapi yang kecil-kecil juga bisa terangkut di situ,” tuturnya.


Begitu juga di jalan tol, rest area atau terminal bandara, Presiden Jokowi minta agar diberi ruang bagi usaha-usaha kecil, usaha-usaha mikro kita. “Jangan sampai diberikan prioritas terlebih dahulu justru malah brand-brand asing. Bukan didahulukan, ini kebalik-balik,” tegasnya. (*)
 

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved