Seminar Nasional SDGs di Medan, Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan
Diposkan: 17 Oct 2018 Dibaca: 1030 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- PTT Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP) Indonesia dan Program Pasca Sarjana atau Magister Manajemen (MM) Sustainability Universitas Trisakti menggelar Seminar Nasional Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di Hotel Arya Duta, Medan, Rabu (17/10/2018).
Seminar di Medan itu menjadi penyelenggaraan keempat dari lima seri seminar di kota besar di Indonesia. Pertama kali diadakan di Jakarta pada tanggal 25 April silam. Seminar ini kembali menyatukan akademisi, LSM dan sektor publik dan swasta untuk bersama-sama menciptakan kolaborasi dan front persatuan untuk mencapai SDGs di Indonesia.
General Affairs Manager PTTEP Indonesia, Afiat Djajanegara mengatakan tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDGs) adalah serangkaian 17 tujuan global yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengatasi masalah-masalah pembangunan ekonomi dan sosial yang dihadapi dunia di dalam ‘The 2030 Agenda’.
Pemerintah Indonesia sendiri, kata dia, sudah mengadopsi tujuan-tujuan ini hampir tiga tahun lalu bersama para pemimpin dunia. Namun, tujuan ini tidak dapat diperjuangkan oleh Pemerintah saja. Sebagaimana dinyatakan dalam SDG 17, “Kemitraan untuk Tujuan” atay Partnership for Goals.
“Tujuan Pembangunan Berkelanjutan” hanya dapat direalisasikan melalui komitmen dan kemitraan yang kuat di antara sejumlah besar pemangku kepentingan (stakeholders). Dalam hal ini, PTTEP Indonesia ikut berkontribusi untuk berperan serta mengsukseskan program tersebut.
“Kami dari sektor swasta menyadari bahwa untuk mencapai SDGSs adalah upaya kolektif dan tidak dapat dilakukan tanpa kolaborasi. Sebagai langkah nyata, PTTEP Indonesia akan mengadakan seminar serupa di kota-kota besar Indonesia, agar inisiatif ini dapat di kemudian hari dilakukan juga oleh sektor swasta lainnya, serta akan menciptakan dampak pembangunan yang berkelanjutan,” kata Afiat dalam sambutan seminar yang dihadiri ratusan masyarakat dari berbagai kalangan tersebut.
Afiat menjelaskan, sebagai sebuah perusahaan Minyak & Gas yang banyak beroperasi di daerah yang bersentuhan langsung dengan komunitas, PTTEP Indonesia memutuskan untuk bermitra dengan Universitas Trisakti, MM-Sustainability untuk melakukan pembinaan relasi dengan komunitas dan NGO maupun pemangku kepentingan lainnya yang relevan untuk bersama-sama mencapai pembangunan yang berkelanjutan. Selain di Jakarta dan Makassar, Palembang dan Medan, PTTEP Indonesia dan Universitas Trisakti, MM-Sustainability juga akan mengadakan Seminar serupa di Surabaya.
Afiat juga mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang diberikan untuk kelancaran seminar tersebut. "Baru kali ini acara seminar nasional dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah (Pemerintah Provinsi Sumatera Utara" ujarnya pada acara yang dihadiri Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah itu.
Maria R. Nindita Radyati, Direktur Program MM-CSR dan Direktur CECT (Center for Entrepreneurship Change and Third Sector) Universitas Trisakti mengatakan, diperlukan suatu partnership antar sektor atau multi-sector partnership dalam mendukung keberhasilan program SDGs.
“Diperlukan tiga modal untuk mencapai pembangunan berkelanjutan yaitu Intellectual, Financial dan Social Capital di mana masing-masing dimiliki oleh tiga stakeholders yang berbeda, Institusi Pendidikan, Perusahaan Swasta dan Wirausaha. Maka dari itu diperlukan ketiga stakeholder tersebut bersama pemerintah untuk bersinergi mendorong akselerasi SDGs,” ungkap Maria.
Musa Rajekshah berharap, dengan diselenggarakannya seminar tersebut akan ada masukan yang diberikan untuk mendukung tujuan pembangunan berkesinambungan di Sumut. "Karena memang Bapak Gubernur Sumatera Utara (Edy Rahmayadi) sangat konsentrasi untuk pembangunan ini. Bukan hanya dari OPD Pemprov dan kabupaten/kota, tapi berharap dengan adanya perguruanntinggi tinggi bisa membantu kami dalam memberikan hal-hal yang diketahui ataupun hasil-hasil skripsi yang ada kepada pemerintah provinsi Sumatera Utara mana poin yang penting yang menjadi prioritas dan tujuan utama pembangunan ke depan," ungkapnya.
Selain seri seminar ini, PTTEP Indonesia dan CECT juga akan secara kolaboratif menyelenggarakan lokakarya (workshop) dua hari yakni Kamis (18/10/2018) hingga Jumat (19/10/2018) yang bertujuan untuk melatih LSM lokal tentang bagaimana cara terlibat secara lebih efektif dan bermitra dengan sektor swasta dan publik. Lokakarya ini akan dipimpin oleh para instruktur dari Program Magistrate-Magistrasi Guru di Universitas Trisakti.
Program pelatihan intensif ini akan mengajarkan LSM pentingnya membangun tata pemerintahan yang baik, mempromosikan mata pencaharian yang berkelanjutan, beralih ke perusahaan, dan menciptakan program pengembangan masyarakat yang memiliki dampak berkelanjutan.(UKM05)