Semester 1 2019, Realisasi Investasi Capai Rp 395,6 Triliun

 Semester 1 2019, Realisasi Investasi Capai Rp 395,6 Triliun
ilustrasi

Diposkan: 30 Jul 2019 Dibaca: 266 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA – Badan Koordinasi Penanaman Modal  (BKPM) merilis data realisasi investasi periode semester I (Januari-Juni) 2019 mencapai Rp 395,6 triliun.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong, Selasa (30/7/2019) mengatakan dari nilai tersebut, realiasai Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp 182,8 triliun (naik 16,4%) sedangkan PMA sebesar Rp 212,8  triliun (naik 4,0%) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Investasi tersebut menyerap tenaga kerja sebanyak 490.715 orang. Sedangkan untuk realisasi investasi triwulan II tahun 2019 mencapai Rp 200,5 triliun. Nilai ini meningkat 13,7% dibandingkan periode yang sama tahun 2018. Capaian ini berhasil menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 255.314 orang.

Thomas Lembong juga mengatakan selama triwulan II tahun 2019 realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 95,6 triliun atau naik 18,6%.

Dia juga menyebutkan realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 104,9 triliun (naik 9,6%) dibandingkan dengan periode serupa tahun 2018 yang menyerap 141.153 orang tenaga kerja pada proyek PMDN dan 114.161 orang pada proyek PMA. 

“Jika dicermati angka realisasi triwulan II 2019, dibandingkan dengan realisasi triwulan I 2019 lalu, terlihat adanya kenaikan walau hanya tumbuh sekitar 2,8%. Ini mengindikasikan adanya peluang peningkatan realisasi investasi setelah semester I. Tentunya tidak lepas dari kondisi politik dalam negeri yang semakin stabil setelah penetapan presiden dan wakil presiden periode 2019 – 2024,”ujarnya.

“Realisasi investasi periode Januari-Juni 2019 masih didominasi sektor infrastruktur seperti transportasi, telekomunikasi, pembangkit listrik dan konstruksi. Terlihat juga bahwa investasi infrastruktur yang membutuhkan anggaran besar dan sifatnya multi-years, tetap ada realisasinya dengan kondisi ekonomi global dan regional yang penuh tantangan dan ketidakpastian,” lanjut Thomas.

Selama periode semester I tahun 2019 realisasi investasi di Pulau Jawa sebesar Rp 218,1trilliun, naik5,8% dari semester I tahun 2018 sebesar Rp 206,2 trilliun. Sedangkan realisasi investasi di luar Pulau Jawa sebesar Rp 177,5 trilliun atau meningkat 14,2% dari semester I tahun 2018 sebesar Rp 155,4 trilliun.

“Satu hal yang cukup menggembirakan, realisasi investasi di luar Pulau Jawa meningkat, relatif lebih besar dari Pulau Jawa selama periode Januari – Juni 2019 ini. Semoga kondisi ini terus dikembangkan, untuk mewujudkan keseimbangan pertumbuhan wilayah di Indonesia,” ujar Thomas.

Lima negara teratas dengan realisasi investasiterbesar semester I tahun 2019, yaitu: Singapura (US$ 3,4 miliar, 23,9%); Jepang (US$ 2,4 miliar, 16,9%); R. R. Tiongkok (US$ 2,3 miliar, 16,2%); Hong Kong, RRT (US$ 1,3 miliar, 9,2%); dan Malaysia (US$ 1,0 miliar, 7,0%).

“Ke depan, BKPM akan meningkatkan pemantauan atas realisasi Perizinan Berusaha melalui sistem Online Single Submission (OSS) termasuk memfasilitasi permasalahan yang dihadapi para pelaku usaha dalam merealisasikan investasinya”, ujar Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM, Farah Ratnadewi Indriani. (*/ekon.go.id/UKM01)

 

 

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2020. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved