Puluhan Tahun Jual Martabak Kampung, Rasa Tak Pernah Berubah
Diposkan: 31 Jul 2018 Dibaca: 1305 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Sudah sekira 40 tahun lamanya, Muhammad Yakim berjualan martabak kampung di Pasar Pringgan Jalan Iskandar Muda, Medan.
Meski sudah puluhan tahun lamanya soal rasa serta tempat pria kelahiran 4 April 1954 ini tak ada yang berbeda. Masih menggunakan gerobak sederhana dan memasak martabak dengan api arang.
Satu lagi yang berbeda dari martabak kampung ini, hanya bisa dijumpai saat pagi sampai siang hari. Padahal biasanya panganan martabak manis kita jumpai di malam hari.
“Selain memasak masih menggunakan api arang untuk membungkus martabak juga masih menggunakan daun dan kertas HVS. Masih seperti 40 tahun lalu. Saya juga berjualan dari pukul setengah 07.00 wib sampai pukul 12.00 siang saja,” katanya pada UKMKOTAMEDAN.COM, Selasa (31/7/2018).
Meski hanya berjualan di pagi hari sampai siang hari, Yakim menuturkan memiliki pelanggan tetap. Sebab ia menuturkan sudah berjualan sebelum adanya Ramayana yang masih bernama Sarinah.
“Bahkan Pasar Pringgan juga masih los-los belum seperti sekarang ini,” ucapnya.
Menurut Yakim, perbedaan martabak miliknya dari martabak zaman sekarang yakni pilihan yang tidak banyak. Bila martabak manis sekarang banyak pilihan di gerobak miliknya hanya dua saja. Rasa kacang dan rasa meses lalu bisa di mmix (campur) kacang dan meses.
“Saya juga masih menggunakan gula coklat dan rasa kacang dan meses aja. Masih menggunakan arang. Arang ini diletakkan di di atas kaleng cat bekas. Nah, dari 40 tahun yang lalu masih sama prosesnya. Kalau sekarang ini kan banyak macamnya kalau saya ya ini begini, namanya juga martabak kampung,” ucapnya seraya berkata hanya bermodalkan tepung, meses, gula dan kacang.
Setiap hari Yakim mengaku bisa menghabiskan 10 kg adonan martabak. Untuk seporsinya harga martabak kampung ini hanya Rp10.000 saja. Bila memilih rasa mix yakni campuran meses dan kacang hanya Rp13.000 saja.
“Jadi untuk adonan yang sudah siap saya cetak dengan takaran satu cangkir kecil dan tunggu masak 3 sampai 4 menit saja. Lalu di kasi atasnya kacang atau meses. setelah itu kulit luarnya di baluri dengan blueband. Nah, rasa akan berbeda karena memasaknya dengan arang dan dibungkus dengan daun,” ucap ayah 3 orang anak ini. (UKM03)