Prototype Bantu Pelaku Usaha Amankan Investasi

Prototype Bantu Pelaku Usaha Amankan Investasi

Diposkan: 11 May 2018 Dibaca: 1356 kali


UKMKOTAMEDAN.COM-MEDAN

Bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan maupun yang akan memulai usaha, prototype ini sangat penting. Sebab ini akan memberikan pengaruh pengambilan keputusan dalam menciptakan produk, jika tidak ingin gagal sebelum diproduksi massal.

Prototype bertujuan untuk mendapatkan respon sebanyak-banyaknya dari dari kostumen. Sehingga hal ini akan sangat membantu pelaku usaha dalam mengambil keputusan terhadap produk baru maupun inovasi produk.

Hal ini diungkapkan Jimmy Bowie Soedomo saat menjadi pemateri dalam acara seminar dan workshop yang diselenggarakan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Jumat (11/5/2018).

Dalam kesempatan pelatihan yang digelar selama tiga hari, 9 hingga 11 Mei, Bowie sapaan akrab Jimmy Bowie Soedomo, berbagi ilmu bagaimana mendesain sebuah produk atau asesoerisnya dengan menggunakan software fusion.

“Prototype ini untuk improving produk, mengembangkan produk. Caranya dengan menunjukkan barang yang akan buat atau diperbaharui ke khalayak umum. Golds yang ingin dicapai adalah mendapatkan feedback sebanyak-banyaknya,”ujar Bowie.

Dari prototype ini sambung Bowie, nantinya akan berimbas pada omzet pelaku usaha apakah itu naik ataupun turun. “Ini semua tergantung bagaimana menanggapi feedback yang masuk. Jadi kalau saya katakan sekali lagi prototype itu bukan mencari bagiamana bentuk baru dari sebuah produk yang akan dikeluarkan,”ujarnya.

Namun sambungnya, bagaimana mendapatkan feedback dan mencari feedback sebanyak-banyaknya dari kustumer. “Dari sini, baru kita ibaratnya memilih dalam mengambil keputusan. Ini tergantung dengan feedback yang didapat si pemilik produk. Tidak harus membuat produk yang baru,”imbuhnya.

Bowie juga memberikan tips yang harus dimiliki pelaku usaha yakni merasakan sendiri bagaimana produk miliknya tersebut. Artinya pelaku usaha tersebut tidak hanya sekedar memproduksi saja, namun juga memiliki pengalaman akan produknya. “Jadi sebagai seorang pemilik produk, ketika membuat satu produk, harus merasakan produknya. Ketika membuat produk yang merupakan pengembangan produk,  satu-satunya cara harus merasakan produk yang dibuat itu,”ujarnya.

Ditopik prototype ini kita ingin menekankan satu hal, jika teman-teman punya rencana, ide, sesegara mungkin bikin prototype dengan material yang ada dulu,”ujarnya. Jika ingin membuat satu produk keripik misalnya, tidak perlu memiliki mesin, baru berproduksi. Namun bisa dimulai dengan cara manual. “Intinya secepat mungkin mendapatkan feedback dari kostumen. Jika sudah dapat respon yang cocok dan bagus tinggal dikembangkan,”tandasnya. (UKM01)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved