Prospek Menjanjikan, Zaitun Lirik Bisnis Bawang Goreng

Prospek Menjanjikan, Zaitun Lirik  Bisnis Bawang Goreng

Diposkan: 04 Apr 2018 Dibaca: 768 kali


UKMKOTAMEDAN.COM-MEDAN

Berawal dari sekedar memenuhi kebutuhan anak, siapa sangka bawang goreng memiliki potensi bisnis yang begitu menjanjikan. Apalagi produk yang satu ini, selain bisa menjadi penentu cita rasa aneka makanan juga menambah selera makan. Sebuah peluang yang ditangkap Zaitun.

Peluang tersebut kisahnya, bermula dari cerita rekan-rekan satu kantornya saling berkeluh kesah. Sebab anak-anaknya sulit makan. “Jadi kawan-kawan ada yang bertanya, apakah anak saya juga sulit diberi makan atau tidak,”ujar Zaitun seraya menyebutkan anaknya memiliki selera makan jika diberikan bawang goreng.

Mendengar penuturan Zaitun, rekannya pun mencoba tips yang tersebut. Kemudian memessan bawang goreng buatannya. Dari sini, dia  mulai merinstis usaha bawang goreng ini secara manual sekira tahun 2010.

Awalnya saat memulai usaha ini, Zaitun mengemas bawang goreng produksi rumahan ini dengan menggunakan plastik. Akibatnya, ketika barang sampai ke tangan konsumen sering hancur. Meski  begitu, dia mengaku tetap memproduksi bawang goreng yang kian diminati rekan satu kerjanya.

“Dari sinilah, saya pikir ini peluang usaha yang harus ditekuni karena memberikan hasil yang lumayan,”ujar warga Inpres Dususn III Desa Tj Gusta Deli Serdang ini.Secara perlahan, sekira tahun 2017 dia pun mulai memperbaiki kemasannya tidak lagi mengunakan plastik. Namun, toples dengan isi 90gram.  “Kemasan ini ternyata diminati konsumen. Bahkan setelah itu, banyak teman-teman yang akan bepergian terutama ke tanah suci, memesan bawang goreng buatan saya,”ujarnya.

Zaitun menyebutkan, bawang goreng buatannya tersebut hanya satu varian saja, rasa original. Dalam satu hari, Bawang Goreng dengan branding Zaitu ini rata-rata membutuhkan 10 kg bahan baku. “Satu hari itu, sampai 10 kg bahan baku. Hasilnya hanya 3 kg hingga 3,5 kg,”ujarnya.

Untuk menambah pasar yang lebih luas,  Zaitun pun bergabung dengan beberapa komunitas. Salah satunya Forum Komunikasi Muslimah Indonesia (FKMI). Melalui program bazar rutin yang digelar, mendongkrak kapasitas  produksinya. Saat ini sambungnya, dia berupaya untuk memiliki sertifikat halal produk. “Sekarang sedang diupayakan untuk mendapatkan sertifikat halal ke MUI,”ujarnya seraya mengharapkan bawang goreng produksi rumahan ini bisa mendunia. (UKM01)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2021. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved