Promosikan Industri Kreatif, Kumpulan Anak Muda Medan Gelar #COUNTINME Re-Imagine

Promosikan Industri Kreatif, Kumpulan Anak Muda Medan Gelar #COUNTINME Re-Imagine
Tim My Locally berfoto bersama Wagub Sumut

Diposkan: 08 Nov 2018 Dibaca: 1288 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Komunitas My Locally Made menggelar event #CountinMe Re-Imagine "Be the Light" di Andaliman Hall, Jalan Abdullah Lubis Medan mulai Rabu (7/11/2018) hingga Minggu (11/11/2018) mendatang.

Event yang beragendakan sejumlah kegiatan seperti exhibition, bazaar, talk show dan workshop itu merupakan event yang digelar 10 anak muda pegiat ekonomi kreatif, antara lain, Robert, Betty Lorensia, Rendy Sullivan, Warren Christy, Anggi Lumban Tobin, Bernice Syaiful, Leonardo, Stella Viera, dan Novyanti Wijaya.

Betty Lorensia didampingi Robert dalam sambutannya jelang pembukaan kegiatan tersebut mengatakan, My Locally Made menggelar kegiatan tersebut sebagai ajang promosi berbagai kerajinan kreatif orang Medan atau Sumut untuk menunjukkan eksistensinya.

"Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa di Medan dan Sumut banyak orang-orang kreatif. Kreativitas tersebut suatu saat kami berharap tidak hanya dikenal di Indonesia, namun juga di internasional," ujarnya.

Betty mengatakan, mengambil tema Re-Imagine, dengan imajinasi yang ada akan bisa membuat kreativitas yang dikenang orang-orang. Sementara, Torang MT Sitorus, Perancang Busana dan Kolektor Ulos yang kerajinan ulosnya menjadi bagian dari event yang dibuka Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah, tersebut mengatakan, keikutsertaan dia pada kegiatan My Locally Made tersebut lantaran merasa berkewajiban membantu suksesnya acara itu.

"Dua bulan lalu ada anak muda datang ke tempat saya. Mereka bilang, ada kerinduan untuk menampilkan sesuatu yang berbeda di Medan untuk orang-orang yang kreatif. Saya sedikit memberikan sedikit informasi tentang ulos," ujarnya.

Pemilik Sumatera Loom Gallery itu mengatakan, perlu tangan-tangan kreatif yang membuat sesuatu itu jadi lebih bernilai. "Tahun 2018 ini beberapa waktu yang  lalu saya baru menerima penghargaan dari World Craft Council (WCC). Penenun ulos menggunakan warna dari alam asli Toba, sebagai bahan pewarnaan. Di luar negeri ini menarik dan dinobatkan sebagai kain terbaik," ucapnya.

Torang berharap, pihak Pemprov Sumut memberikan peluang bagi para pelaku ekonomi kreatif ruang lebih besar untuk  berkarya. "Kita butuh panggung, kami harapkan dukungan dari Pemprov Sumut," ungkapnya.

Di tempat yang sama, penggiat Custom motor asal Medan, Siarkansyah mengatakan, Medan punya kemampuan dan dapat bersaing dengan kreativitas sejenis di kota-kota besar di Indonesia dan luar negeri. Apa lagi,  juara ajang Suryanation Motorland 2017 termasuk dirinya mendapatkan pengalaman mengunjungi pabrik motor Moto Guzzi di di Mandello Del Lario, Italia itu menyebutkan, dia dengan tim saat ini telah membuat sepeda motor, sparepart kendati masih lebih dikenal di luar negeri di banding di negeri sendiri.

"Banyak kendala mungkin tim saya hadapi, tapi sharing dengan teman kendala itu bisa kita selesaikan. Lewat Re-Imagine ini saya berharap kreasi ini bisa menjadi inspirasi buat kawan-kawan lain," ungkapnya.

Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah dalam sambutannya mengapresiasi event tersebut. "Kami pimpinan di Sumut menginginkan potensi di Sumut ini terekspose, tidak hanya lokal tapi internasional. Apa lagi, saat ini  kita memprogramkan pembangunan yang nantinya harus berdampak secara ekonomi untuk masyarakat," ucap Wakil Gubernur Sumut.

Dia juga berharap, potensi dan kreativitas yang ada dengan bermacam adat budaya dan suku yang ada harusnya bisa meningkatkan potensi kunjungan wisatawan. "Bagaimana alam kita indahnya, potensi daerah, seni budaya kita ini. Tapi jangan melanggar -hal sakral. Tapi hal sakral juga jangan menghalangi kreativitas," ucapnya. Ijeck berharap, pihaknya diajak diskusi apa kiranya yang dapat dibantu agar kreativitas masyarakat bisa  berkembang.(UKM05)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved