Produk Industri kreatif dan Makanan Halal Akan Meriahkan MTQ Nasional di Medan
Diposkan: 16 Sep 2018 Dibaca: 998 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA- Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXVII akan digelar di Provinsi Sumatera Utara, 4 hingga 13 Oktober 2018. Selain kompetisi para qori qoriah maupun hafidz dan hafidzah, MTQN akan dimeriahkan dengan pameran UKM, Bazaar, dan Expo Halal Food. Ratusan ormas, UKM, maupun instansi terkait akan memeriahkan pameran ini.
Kasubdit Kemitraan Umat Islam Direktorat Penerangan Agama Islam Kementerian Agama Yayat Supriadi, usai memimpin rapat koordinasi bidang pameran MTQN XXVII, menerangkan panitia telah menyiapkan 160 stand pameran, yang akan diisi ormas maupun instansi.
"Sejumlah instansi pemerintah pusat dan daerah, BUMN, perbankan syariah, hingga ormas Islam telah menyatakan kesanggupannya untuk dapat berpartisipasi dalam ajang pameran MTQ Nasional ke-27 ini. Tak ketinggalan para pelaku industri kreatif pun akan mengisi stand pameran yang kita siapkan,” ujar Yayat dilansir dari laman kemenag, Minggu (16/9/2018).
Pameran sebut Yayat, bertempat di halaman Gedung Serba Guna (GSG) Jalan Williem Iskandar Medan Estate. “Pameran akan berlangsung sejak 6 hingga 12 Oktober 2018. Setiap harinya pameran akan dibuka selama 12 jam, mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB,” sambungnya.
Pelaksanaan pameran dalam MTQ Nasional XXVII ini tambahnya, akan dikemas lebih menarik bagi masyarakat. Sebagai bocoran, menurut Yayat dalam pameran yang akan berlangsung tidak hanya menyuguhkan produk-produk industri kreatif serta makanan halal saja. Namun, akan ada sejumlah layanan yang dibuka oleh para partisipan pameran.
Hal senada diungkapkan Kasubbag Sistem Informasi dan Humas Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag Muhammad Yanuar Arief. Yanuar menuturkan sebagai salah satu partisipan dalam pameran MTQ XXVII, BPJPH akan membuka layanan konsultasi jaminan produk halal. BPJPH akan membuka layanan konsultasi bukan hanya bagi masyarakat umum, tapi juga bagi para pelaku usaha.
“Kami akan membuka layanan konsultasi ini, untuk menjelaskan kepada pelaku usaha maupun masyarakat bahwa jaminan produk halal bukanlah sesuatu yang menakutkan,” jelas Yanuar.
Dengan variasi partisipan pameran yang turut serta, Yayat optimis kegiatan MTQ Nasional XXVII akan lebih semarak. MTQ Nasional XXVII diperkirakan akan dihadiri tidak kurang dari 1.555 kontingen dari 34 provinsi di Indonesia. “Untuk pengunjung pameran sendiri, kami menargertkan akan dihadiri lebih dari tiga ribu pengunjung selama masa pameran” kata Yayat.(*/UKM01)