Petani Sejahtera Melalui Kopi Sembekandua Deliserdang
Diposkan: 02 Dec 2018 Dibaca: 1189 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Sumater Utara salah satu daerah penghasil kopi di Indonesia. Maka tak heran usaha kopi menjamur di daerah ini.
Nah, Kopi Sembekandua Deliserdang salah satu kopi yang siap dengan diperkenalkan di acara festival kuliner yang digelar acara Indonesia Internasional Biker Gathering yang digelar di Lapangan Benteng.
Kopi tersebut merupakan hasil produksi petani dari Dusun Sembekandua di Desa Suka Makmur Kecamatan Hutalimbaru Kabupaten Deliserdang yang selama ini belum dikenal masyarakat luas. Karena selama ini, hasil pertanian tersebut dipasarkan ke Berastagi, Kabupaten Karo.
Darwis Halomoan Harahap, selaku pemilik usaha Sembekandua Coffee yang menjadi pendampingan petani di Dusun Sembekandua sekaligus penggerak kopi Deliserdang pertama menggagas untuk menaikkan kopi Deliserdang ini, menuturkan pihaknya ingin menaikkan kesejahteraan masyarakat petani kopi yang berbatasan dengan Kabupaten Karo dan Langkat itu.
"Awalnya pun, kami tidak percaya itu Deliserdang. Namun setelah kami croscek ke Dinas Pertanian melalui PPL, bahwasanya itu wilayah beliau. Kemudian kami pastikan lagi dengan menggunakan data, dan itu benar kawasan Deliserdang, baru kami percaya," ujar Darwis Halomoan.
Sebenarnya ujar Darwis, pertama kali masuk ke Dusun tersebut awalnya bukan untuk menaikkan kopi Deliserdang, melainkan berjualan pupuk. Akan tetapi setelah melihat masuk ke daerah ini, ternyata cukup tertinggal.
Sebab ekonominya sangat lemah, akses jalan rusak, tidak ada listrik, tempat ibadah tidak layak pendidikan sekolah tidak ada serta pelayanan kesehatan. "Atas dasar itulah sebenarnya, kita ingin mengangkat Kopi ini," ujar Darwis yang mengaku sudah memiliki basic kopi selama 18 tahun.
Masih kata Darwis, di daerah tersebut memiliki sebanyak 65 kepala keluarga (KK) dengan luas areal 300 hektar. Namun hanya 150 hektare saja yang dikelola masyarakat setempat, selebihnya dikelola pendatang dari berbagai daerah seperti Medan, Karo.
Daerah ini sebutnya, berada didataran 1350 hingga 1500 mdpl, diantara jurang dan bukit. Saat ini sebutnya, sudah ada dua kelompok Tani di Dusun tersebut dan didukung Dinas kehutanan Provinsi yang berada di Sibolangit, dan juga Pemkab Deliserdang.
Sejak tahun 2017 akhir, pihaknya mulai memberikan pendampingan bagi petani serta memperkenalkan kopi Deliserdang ini ke publik. Bahkan pada Februari 2018, mereka mulai intens mengikuti pameran dan bazar tidak hanya di Sumut namun ke provinsi lainnya di Indonesia.
“Yang paling jauh yang pernah kita ikuti di Bali. Bahkan kopi ini cukup diterima di lidah orang Bali,”ujarnya. Upaya mempromosikan komoditas ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani kopi Sumbekandua.
Selain itu, Sembekandua ini juga sudah memiliki outlet di Bandung. Nanti sambungnya, pada 8 hingga 10 Desember mendatang, pihaknya mendapatkan undangan dari gubernur Jawa Barat untuk mengikuti festival kopi pada hari Perkebunan Nasional di gedung Sate. "Kita dapat satu booth gratis," ujarnya.
Darwis mengaku melalui kopi ini memiliki impian bisa menuntaskan persoalan sosial warga di Dusun Sembekandua. (UKM01)