Persaingan Tidak Sehat, Penjualan Menurun Dikeluhkan Pebisnis Handphone di Medan

Persaingan Tidak Sehat, Penjualan Menurun Dikeluhkan Pebisnis Handphone di Medan

Diposkan: 08 Nov 2019 Dibaca: 303 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Penjualan telepon seluler di Kota Medan mengalami penurunan drastis. Ini terpantau di pusat perbelanjaan elektronik terbesar di Medan, Plaza Millenium Jalan Kapten Muslim Medan Helvetia.

Sejak pagi hingga malam hari pengunjung yang datang untuk membeli peralatan elektronik khsususnya telepon seluler sangat sepi.

"Ini sudah sepi dari awal tahun 2019 lalu sampai saat ini, kalau dulu setiap hari kami bisa jual telepon seluler (handphone) berbagai jenis itu bisa 20 unit, kalau sekarang 4 haripun kami belum buka dasar istilahnya tidak ada BD," ungkap salah seorang penjual handphone di Millenium Plaza, yang enggan namanya dipublikasikan, Kamis (7/11/2019)

Dikatakannya, penurunan pembeli sampai 50 persen dibanding tahun lalu. Ini dikatakannya disebabkan faktor ekonomi saat ini. Dimana daya beli masyarakat terhadap handphone ini menjadi menurun.

"Bukan itu saja, persaiangan pasar juga tidak sehat, buktinya ada yang jualnya di bawah harga nasional, inikan namanya mematikan toko-toko kecil, lagian yang menjual hp di bawah harga nasional itu merupakan dialer besar bahkan distributor juga, artinya inikan sudah tidak sehat," ungkapnya

Apalagi ditambah imbas mudahnya masyarakat berbelanja via online. Harga juga jauh lebih murah dari harga yang ditetapkan untuk Nasional. Sehingga diakuinya, saat ini pembeli yang datang ke tokonya selalu membandingkan harga dengan toko online.

"Kecewanya, banyak calon pembeli datang, kemudian tanya harga lalu menetapkan harga yang harusnya wewenang pemilik toko, misalnya saja kemarin ada pembeli, ia mau beli handphone harga Rp1,8 juta  kemudian ia menawar dengan harga Rp1,5 juta karena katanya ia melihat di online shop harganya Rp1,5 juta," Katanya.

Sehingga situasi ini menjadikan harga pasar menjadi urak-urakan, tidak ada lagi acuan harga yang pasti meski sudah ada ditetapkan harga nasional.

Terkait harga, saat ini masih terbilang standard, belum ada kenaikan yang signifikan. Ia berharap ini menjadi perhatian pemerintah. Ibaratnya kalau sebelumnya belum ada pengusaha elektronik mengeluh, kalau kali ini, ditegasnya para pengusaha menyebutnya air sudah setinggi hidung, kalau situasi ini tidak berubah maka,  bisnis elektronik ini diyakininya akan semakin merosot. (UKM06)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2020. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved