Permintaan Lengkong Meningkat 150%
Diposkan: 23 May 2018 Dibaca: 1679 kali
UKMKOTAMEDAN.COM-MEDAN
Permintaan lengkong di pekan pertama Ramadhan mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. Persentasenya mencapai 150%, namun besaran ini masih lebih kecil dibandingkan tahun lalu.
Biasanya penganan yang satu ini selalu dicari masyarakat di saat bulan Ramadhan, kemudian diolah menjadi beragam menu berbuka puasa, seperti es buah, cendol dan lainnya. Namun saat ini justru permintaan yang datang sepi.
Seperti diungkapkan Nita pedagang Lengkong di Pasar Tradisional Simpang Limun, Rabu (23/5/2018), menyebutkan permintaan lengkong kali ini lebih sepi dibandingkan tahun lalu.
Menurutnya, hal ini disebabkan kondisi cuaca yang beberapa hari terakhir selalu diguyur hujan. “Sepekan ini Medan dilanda hujan masyarakat yang beli lengkong pun menurun. Biasanya kalau puasa itu kita bisa habiskan sampai sampai 800 kg. Namun pekan ini, hanya 200 sampai 300 kg saja,” ujarnya.
Dia menambahkan, permintaan akan lengkong ini biasanya hanya meningkat di pekan pertama Ramadhan saja. Namun, menjelang pertengahan hingga akhir, akan merosot. Ini karena masyarakat disibukkan membuat kue kering, untuk mempersiapkan lebaran.
Nita mengaku mendatangkan lengkong ini, langsung dari Binjai dan memasarkannya seharga harga Rp 4.000 saja per tepeknya. Disisi lain salah satu pembeli, Via warga Medan Amplas mengaku membeli lengkong ini untuk dijadikan menu berbuka puasa “Karena bisa dibagi 2. Biasanya buat minuman lengkong ini dengan campuran air hangat atau buat minuman dingin,”ujarnya. (UKM01)