Perempuan Mendominasi Aktivitas Ekonomi digital di Indonesia
Diposkan: 22 Sep 2019 Dibaca: 1356 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, PENGGUNA e-commerce di Indonesia semakin meningkat, dimana kegiatan ekonomi digital itu didominasi perempuan.
Bank Indonesia menyebutkan bahwa di tahun 2019 ini, jumlah transaksi e-commerce per bulannya mencapai Rp11–13 triliun.
Bahkan nilai pasar e-commerce Indonesia dinilai akan mencapai sekitar Rp910 triliun pada 2022 (proyeksi McKinsey & Co). Bisa dikatakan, angka tersebut meningkat delapan kali lipat dibandingkan 2017 yang nilainya sekitar Rp 112 triliun. ”Peran e-commerce dalam mendorong perekonomian tidak bisa dinafikan meskipun kontribusinya masih kecil,” ujar Ekonom INDEF Bhima Yudhistira, di Jakarta, baru-baru ini.
Melalui Ngobrol@Tempo bertajuk Kontribusi e-Commerce pada Pertumbuhan Ekonomi, Bhima Yudhistira Hasil riset INDEF pada tahun 2018 menunjukkan bahwa keberadaan e-commerce mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 0,71 persen. Untuk terus mendongkrak pertumbuhan tersebut di perlukan peningkatan produk lokal.
“Untuk meningkatkan kontribusi e-commerce diperlukan porsi yang lebih besar dari produk lokal, pemerataan akses dan kualitas Internet, serta penguatan sistem logistik nasional,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Pembiayaan, Kementerian Koperasi dan UKM Sutarjo mengatakan, Permasalahan utama era perdagangan bebas dan era revolusi industri 4.0 akan berdampak terhadap ekosistem UMKM dan Koperasi, dan mengikutinya terjadi perubahan strategi bisnis yang mendasar.
”Di sisi lain sebagian besar Koperasi dan UMKM (KUMKM) belum siap bersaing dengan kendala utama keterbatasan akses pemasaran, keterbatasan akses permodalan, perizinan usaha belum satu pintu, dan terbatasnya riset dan pengembangan produk KUMKM,” jelasnya. (sumber :indopos)