Penyaluran BBM ke Madina Diklaim Aman
Diposkan: 15 Oct 2018 Dibaca: 843 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan Elpiji (LPG) ke sejumlah daerah yang mengalami banjir di wilayah Sumbagut diklaim tidak mengalami kendala yang berarti.
Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I, Rudi Ariffianto mengatakan, bencana banjir dan longsor yang terjadi beberapa hari lalu di beberapa wilayah Sumbagut seperti di Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar, dan Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, tidak mengganggu distribusi BBM dan Elpiji PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I ke wilayah tersebut.
"Wilayah Kabupaten Mandaling Natal tidak terlalu berdampak oleh musibah tersebut untuk penyaluran Elpiji Meskipun Kecamatan Ulu Pungkut terjadi bencana banjir, namun akses jalan tidak terputus sehingga penyaluran Elpiji ke pangkalan masih dapat dilakukan dengan normal. Sementara itu, penyaluran Elpiji di Kecamatan Natal masih terkendala cuaca buruk dan perbaikan jalan masih dalam proses, namun penyaluran sapat dilakukan dengan melalui titik pasok terdekat, yaitu Kecamatan Sinunukan," ujarnya, Senin (15/10/2018).
Selain itu, mobil agen pun tetap disiagakan dalam kondisi Elpiji isi menuju Kecamatan Natal segera setelah jalan akses dapat dilalui. "Adapun, pasokan BBM ke Kabupaten Mandailing Natal normal untuk tujuh lembaga penyalur dari total sembilan lembaga penyalur. Dua SPBU di Kecamatan Natal terdampak oleh longsor dan jembatan putus, namun saat ini proses bongkar dan pengantaran BBM sedang berlangsung setelah akses menuju kedua titik SPBU tersebut mulai terbuka," jelasnya.
Dampak bencana banjir di Kabupaten Pasaman Barat juga dapat teratasi dan penyaluran BBM dan LPG berjalan lancar. Demikian pula musibah serupa di Kabupaten Aceh Singkil tidak membuat penyaluran BBM dan LPG di wilayah tersebut terganggu.
Rudi menjelaskan, Pertamina tetap berupaya secara maksimal untuk penyaluran BBM dan LPG termasuk dalam kondisi sulit sekalipun. Bencana banjir dan longsor tidak menghalangi semangat Pertamina untuk tetap menjalankan kewajibannya.
"Pertama kami menyatakan prihatin dan empati atas musibah yang menimpa di beberapa wilayah Sumbagut dan Pertamina telah menyiapkan bantuan sebagai bentuk solidaritas. Kami juga memastikan Pertamina terus mengupayakan dengan upaya terbaik untuk pendistribusian BBM dan LPG kepada masyarakat di wilayah terdampak dan dilaporkan hingga hari ini pasokan BBM dan LPG ke wilayah-wilayah tersebut relatif normal," pungkas Rudi.(UKM05)