Penukaran Uang Kas Keliling di Kepulauan 3T Capai Rp 3,148 miliar

Penukaran Uang Kas Keliling di Kepulauan 3T Capai Rp 3,148 miliar

Diposkan: 02 Apr 2019 Dibaca: 1233 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Penukaran uang di Kas Keliling Bank Indonesia (BI) dengan menggunakan Kapal KRI Lepu di kepulauan terluar, terdepan dan terpencil  (3T) mencapai Rp3,148 miliar.

"Alhamdulillah animo masyarakat memanfaatkan Kas Keliling Kapal kerja sama BI dengan Angkatan Laut RI menggunakan KRI Lepu cukup tinggi," ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut, Wiwiek Siswo Widayat di Belawan pada acara penyambutan KRI Lepu yang singgah di Pelabuhan Belawan, Selasa (2/4/2019)

Dari total penukaranan ini sebutnya, terbanyak ditukarkan masyarakat di Pulau Tebing Tinggi, Riau hingga mencapai Rp1,5 miliar. Disusul  Pulau Bengkalis Rp 968 juta, Pulau Panipahan Rp 400 juta, Pulau Kundur Rp180 juta, Pulau Rangsang Rp 55 juta dan Pulau Rupat Rp 45 juta.

Menurut Wiwiek, selain penukaran uang pecahan kecil Rp 1.000, Rp2.000, Rp5.000 dan Rp10.000, program Kas Keliling Kapal ini juga dikuti dengan program penyerahan bantuan dan sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah (Cikur).

"Sosialisasi Cikur itu juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat khususnya di Pulau Rupat yang mengakui banyak menemukan uang rupiah palsu,"imbuhnya.

Program penukaran uang di daerah 3T ini sebut Wiwiek dimulai sejak 27 Maret  hingga 2 April 2019 . MoU layanan Kas Keliling Kapal antara BI dan Angkatan Laut sudah dilakukan sejak tahun 2017.

“Kerja sama itu dilakukan dalam upaya penyediaan uang. BI ingin memastikan uang rupiah ada dan tersedia di seluruh NKRI. Kalau BI berupaya menjaga kedaultan uang rupiah, maka TNI Angkutan Laut menjaga kedaulatan negara,” ujarnya.

Kas Keliling Kapal itu juga dimaksudkan BI sebutnya, untuk mengurangi peredaran uang asing di daerah 3 T. “Harapannya kerja sama bisa ditingkatkan  khususnya di wilayah Sumut,” ujarnya.

Danlantamal I Belawan, Laksamana Pertama TNI  Ali Triswanto menyebutkan, kerja sama ini bertujuan untuk menjaga kedaulatan negara. Penjagaan NKRI antara lain juga dilakukan dengan menjaga kedaulatan uang di daerah khususnya di 3T.

Komandan KRI Lepu, Mayor Laut Martensyah menyebutkan, kendala program Kas Keliling Kapal antara lain tidak adanya pelabuhan sehingga untuk menjangkau masyarakat, petugas kas keliling harus menggunakan kapal kecil lainnya seperti perahu karet dan sekoci.

Meski demikian, katanya tim terus bekerja dengan alasan kuat bahwa kedaultan uang Rupiah harus terjaga agar pulau - pulau terluar itu tidak jatuh lagi ke tangan negara asing.

"Di beberapa pulau itu ditemukan uang rupiah yang kondisinya sudah sangat lusuh bahkan angkanya pun sudah tidak terlihat lagi, sehingga saya sangat mendukung program ini agar masyarakat disana dapat bertransaksi dengan uang rupiah,"tandasnya. (UKM06)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved