Pentingnya Membangun Fondasi Berwirausaha
Diposkan: 31 Jul 2018 Dibaca: 1231 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Dalam membangun sebuah bisnis tidak bisa langsung ‘wah’. Karenanya, ketika merintis bisnis harus dinikmati prosesnya. Sehingga usaha yang dibangun bisa tumbuh, berkembang, dan tangguh ketika nantinya mendapat menghadapi masalah.
Karenanya, saat memulai bisnis, baiknya harus membangun fondasi terlebih dahulu. Dengan mengawali bisnis dengan passion, dan tidak sekedar ikut-ikutan trend atau hanya coba-coba. Meskipun ada juga pelaku usaha yang sukses dari usaha karena iseng.
Alween Ong, pengusaha muda peraih penghargaan nasional dan internasional yang menjadi pemateri pada kegiatan bimbingan tehnis (Bimtek) Kewirausahaan Masyarakat Calon Wirausaha Baru yang di selenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut, Rabu (25/7/2018) menyebutkan dalam berwirausaha, hal yang penting dipahami, suksek itu membutuhkan proses.
"Dalam memulai bisnis bisa dari mana saja. Bisa jadi reseller dulu, buat produk sendiri, jadi marketing dulu, dan lainnya. Berwirausaha dengan semangat itu baik. Namun, berwirausaha dengan semangat dan berilmu itu jauh lebih baik,”imbuhnya, karena dalam membangun bisnis, tidak ujuk-ujuk sukses.
Dia menambahkan, ketika terjun ke dunia wirausaha ada tiga hal yang bisa dilakukan.“Menjadi yang pertama, atau terbesar ataupun yang berbeda,”ujarnya, jika tidak bisa menjadi yang pertama, maka jadilah yang terbesar. Jika juga tidak bisa menjadi yang paling besar, maka jadilah yang berbeda.
Menjadi berbeda sebutnya, bisa dilakukan dengan paling kreatif, paling aktif, paling nyentrik, paling unik. “Pada intinya jadilah yang terbaik di bidang yang kita tekuni. Caranya?. Teruslah belajar kosongkan gelas jangan pernah merasa cukup dan sudah pintar,”imbuhnya dan apapun bisnisnya bisa diberikan sentuhan kreatif. Sebab bisnis yang melibatkan kreativitas tidak akan kenal lelah untuk terus berinovasi.
Alween pun memberikan perbandingan bisnis di Indonesia dengan sejumlah negara lainnya di Asean seperti Thailand, Myanmar, Singapura. Di negara tersebut, kewirausahaan dikembangkan dengan beberapa konsep bisnis . Seperti bisnis kreatif, bisnis regenerasi dan bisnis berbasis sosial. Bahkan belakangan bisnis regenerasi ini didorong pemerintah untuk tumbuh dan berkembang.
“Di beberapa negara tetangga seperti Thailand dan Myanmar, mereka justru sudah mengembangkan konsep bisnis bergenerasi. Bisnis serupa yang dibangun namun berbeda sistem,”ujarnya, sedangkan di Indonesia, tidak sedikit orangtua yang mendorong anaknya menjadi pegawai atau karyawan.
Padahal jika konsep bisnis regenerasi ini dikembangkan sambungnya, akan memiliki generasi kedua, ketiga dan seterusnya. “Mereka, generasi kedua ataupun ketiga mengemas bisnis trasidisional yang dirintis orangtuanya menjadi bisnis modern,”ujarnya.(UKM01)