Pengusaha Asal Pulau Penang Akan Pasarkan Bawang Goreng Kemasan di Medan
Diposkan: 21 Mar 2019 Dibaca: 1359 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Hasanuddin Hasan pelaku UKM asal Pulau Penang berkeinginan besar dapat memasarkan produknya di pasar Indonesia khususnya Medan.
Ini diungkapnya saat hadir di acara MoU Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pulau Penang terkait Ekspor-impor barang di Emerald Garden Hotel, baru-baru ini.
Hasan mengatakan produk miliknya ada 4 jenis yaitu bawang goreng, bawang putih goreng, serundeng halia ((serundeng jahe) dan sambal bilis (sambal ikan teri)
Alasannya ingin memasarkan produk ini di pasar Indonesia karena beberapa alasan yakni karena bangsa yang serumpun, punya cita rasa yang hampir sama, dan juga paling dekat dengan pulau Penang. Ia juga mengakui jika keduanya saling bekerjasama maka ia melihat akan ada potensi yang besar dalam bisnis dibidang kuliner.
"Indonesia dan Penang merupakan bangsa serumpun sehingga cita rasa dari segi kuliner pasti hampir sama, saya berkeinginan produk saya ini dapat digunakan pasarkan di Indonesa," ungkapnya.
Yang membuat ia percaya diri terhadap produknya karena semua produknya sudah memiliki sertifikat halal, dan sudah memperoleh izin dari kementrian kesehatan Malaysia. Dia juga menyatakan usaha yang sudah berjalan 3 tahun ini dipastikannya merupakan produk premium.
"Semua produk saya sudah mendapatkan sertifikat halal dan lulus dari kementrian kesehatan di malaysia dan produk saya juga sudah menembus pasar Singapura," jelasnya.
Di kesempatan itu, ia juga mengakui produknya belum beredar di Indonesia, ia masih mencari reseller yang sesuai untuk dipasarkan di Medan.
Hasan juga mengungkapkan alasanya memilih usaha bawang goreng karena di Malaysia ini merupakan produk harian yang digunakan sehari-hari, kehidupan dan aktivitasnya masyarakat di Malaysia yang tinggi, sehingga membutuhkan produk instan yang berkualitas. Untuk itulah ia hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Malaysia.
Sementara itu ia menargetkan bisa menjalin business partner dengan itu ia membuka peluang seluas luasnya mulai membuka kesempatan buat agen juga yang berkeinginan menjadi reseller.
Untuk harga sebotol bawang gorengnya hanya Rp42 ribu, serundeng Halia yang dikatakanya berguna untuk aksesoris makanan yang ditaburkan diatas sajian dihargai hanya Rp50 ribu sedangkan garlic alias bawang putih hanya Rp50 ribu.
Ia optimis produknya bisa dipasarkan di Medan karena ia melihat masyarakat Medan mampu membeli atau daya belinya tinggi.(UKM06)