Pengunjung Pasar Buah Berastagi Ramai, Tetapi Daya Beli Rendah
Diposkan: 16 Apr 2019 Dibaca: 1308 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Pasar Buah Berastagi yang merupakan salah satu objek wisata belanja yang kerap menjadi tujuan jika berjalan-jalan ke Tanah Karo saat ini mulai ramai pengunjung. Ini sudah terjadi sejak dua pekan terakhir.
"Sudah ramai pengunjung, mungkin karena banyak anak sekolah yang sudah selesai Ujian Nasional (UN) jadi mereka banyak kesini, tapi itula memang pengunjung ramai tapi daya beli tak ada, nengok-nengok aja orang itu," jelas Syahlan yang merupakan salah seorang pedagang buah di pasar buah berastagi pada Selasa (16/4/2019).
Dikatakan Syahlan, rendahnya daya beli sudah terasa sejak lama. Dia mengaku tidak tau apa penyebabnya Selian karena memang kondisi ekonomi yang sulit. Ia juga mengaku harga buah saat ini mengalami kenaikan penyebabnya karena belum masuk musim buah. Seperti harga buah jeruk dikatakanya masih bertahan mahal. Perkilonya paling murah saja Rp20 ribu.
"Bagaimana mau ramai orang membeli buah, harga sekarang juga sedang mahal. Kayak jeruk biasanya Rp10 ribu/kg pun ada tapi sekarang paling murah saja Rp20 ribu, jadi banyak yang pikir-pikir pengunjung untuk beli buah," ujarnya.
Sama halnya yang diakui Teger, pengunjung sudah mulai ramai tetapi daya beli rendah. Begitupun ia tetap menyediakan buah yang segar untuk para pengunjung. Berharap akan ada pembeli yang singgah ke gerai buahnya.
Pantauan di pasar buah beratagi memang sudah ramai pengunjung, tetapi kebanyakan pengunjung kebanyakan hanya melihat-lihat dan hanya beberapa saja yang melakukan transaksi jual beli.
Sementara itu adapun harga sejumlah buah di pasar buah Berastagi diantaranya markisa Rp35 ribu/kg, mangga madu Rp25 ribu/kg, jambu air madu Rp25 ribu, terong Belanda Rp25 ribu, Pepino Rp25 ribu, dan Pokat Rp20 ribu/kgnya. (UKM06)