Pengangguran di Kawasan Perkotaan Meningkat 7,86 Persen
Diposkan: 07 May 2019 Dibaca: 888 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Pengangguran terbuka (TPT) di Sumut pada Februari 2019 sebesar 5,56 persen. Data ini diriliskan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Data ini diklaim menurun dari Februari 2018 yakni 5,59 persen. Dimana jumlah angka kerja pada Februari 2019 sebanyak 7,45 juta orang naik menjadi 224 ribu orang di banding Februari 2018.
“Kalau kita melihat dari kondisi sosial terutama yang menyangkut dengan pengangguran di tingkat TPT pada Februari 2019 ada 5, 56%. Terjadi penurunan pada angka pengangguran ini kalau kita bandingkan di Februari 2018 yaitu 5, 59% pada saat itu,” kata Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi, Selasa (7/5).
Lanjutnya, meski di Februari 2019 angka pengangguran lebih rendahlah dari pada Fenruari 2018. Masih dirisaukan dengan tingkat pengangguran di daerah kota yang selama beberapa tahun ini semakin meningkat.
“Kalau kita lihat data di Februari 2019 TPT di daerah kota 7,86 persen ini lebih tinggi dari keadaan Februari 2018 hanya sebesar 7,35 persen. Di desa kita sangat gembira karena angka penganggurannya 3,20 persen itu lebih rendah dari keadaan setahun yang lalu yaitu 3,70 persen,” ungkapnya.
Salah satu pengaruhnya, sambung Suhaimi lantaran adanya dana desa terhadap penurunan tingkat pengangguran di desa. Disamping itu infrastruktur sektor pertanian yang semakin hari semakin menjanjikan.
“Kalau di kota semakin hari semakin tinggi. Saya gak tahu ini. Tapi kalau yang saya baca dari data ini adalah tenaga kerja atau angkatan kerja dari desa yang banyak migrasi banyak masuk ke kota karena biasanya daerah kota ini kan daerah gula (manis) yang menjanjikan bagi banyak orang untuk mencari pekerjaan,” jelasnya.
Bila melihat dari pendidikan, Suhaimi mengatakan orang yang bekerja di Sumut cukup besar adalah dari pendidikan SD ke bawah ada 31, 64 persen di Februari 2019. Kemudian urutan kedua yang cukup banyak bekerja adalah berpendidikan sekolah menengah keatas (SMA) ada 22,54 persen.
“Sedangkan dari pendidikan Diploma sampai tingkat Universitas ada 12,76 persen. Yang mengkhawatirkan yakni kondisi di Februari 2019 ialah TPT tingkat Universitas yang cukup tinggi 8,76 persen di Februari 2019. Sedangkan tingkat SMK sudah mulai berkurang di urutan tiga yakni di angka 7,20 persen setelah Diploma I,II,III ada 7,50 persen,” paparnya.
Suhaimi menuturkan di tingkat Universitas yang tinggi lantaran kelulusan terjadi di akhir tahun yakni di semester genap. “Maka di Februari ini kan sudah banyak sekali yang lulus dan belum terserap di dunia kerja,” tutupnya. (UKM06)