Pemetaan Potensi Daerah Diharapkan Jadi Program Prioritas, Asprindo Binjai - Langkat

Pemetaan Potensi Daerah Diharapkan Jadi Program Prioritas, Asprindo Binjai - Langkat

Diposkan: 08 Apr 2019 Dibaca: 62 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Pemetaan potensi daerah diharapkan menjadi program prioritas bagi Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) Binjai dan Langkat.  Sebab kedua daerah ini, memiliki potensi ekonomi besar yang bisa dikembangkan kedepannya. Sehingga semakin berdaya saing ditengah ketatnya persaingan pasar global.

Ketua Asprindo Sumut, Rafriandi Nasution dalam arahannya disela-sela penyerahan Surat Keputusan (SK) DCP Asprindo Langkat dan DPC Asprindo Binjai, Senin (8/4/2019) menekankan agar Asprindo Binjai dan Asprindo Langkat dapat memetakan potensi daerah masing-masing.

"Bagimana nanti Asprindo Binjai dan Langkat bisa memetakan potensi-potensi yang ada di daerah ini. Kemudian juga bisa melihat  potensi yang digambarkan oleh APBD masing-masing. Dengan begitu kita bisa melihat kemampuan pemda dalam memajukan potensi daerah," ujarnya didampingi Sekretaris Asprindo Sumut, M Nasmi Matondang.

Tidak hanya itu, pengurus Asprindo ini juga didorong bersinergi dengan pemerintah daerah melalui program-programnya untuk membangun perekonomian.

“Pengurus perlu membaca peta di APBD. Karena apapun ceritanya, pemerintahlah yang akan menjadi lokomotif untuk pembangunan masyarakat. Kalau dia tidak bisa menyediakan fasilitas, apapun usaha kita  akan berat memulainya, "ujarnya

Selain maping potensi ekonomi, dia juga menekankan pemanfaatkan fasilitas transportasi kereta api dalam mengembangkan perekonomian. Sehingga ini tidak hanya menjadi sarana pengangkutan orang saja. Namun bisa menjadi sarana promosi pariwisata.

Kemudian memanfaatkan potensi UKM seperti dodol Langkat yang punya sejarah, dan kini mulai redup perlu dilakukan super visi, sebagai penguatan ekonomi.

Selain itu ada juga mie rebus Tanjung Pura.  Kuliner yang satu ini, juga kehilangan cita rasanya, setelah pemilik meninggal.

Rafriandi menilai kedua daerah ini sebenarnya sangat strategis, terutama masayarakat asal Aceh. “Saya melihat posisi Binjai - Langkat ini sangat strategis untuk Aceh,"ujarnya.

Karenanya, dia mengajak agar pelaku usaha perlu meningkatkan daya saingnya, agar bisa mengantisipasi dan kompetisi di era global saat ini. Sebab hingga saat ini Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara lainnya seperti Eropa, Asia sudah masuk.

"Jadi kita hampir semua sisi diserang. Untuk itulah dari sisi ekonomi bagimana kita memanfaatkan pasar bebas, jangan jadi penonton. Kita bagaimana mempertahankan potensi yang ada kemudian bisa menyerang. Jadi jangan hanya bertahan orang masuk. Namun bagaimana ini dipertimbangkan, "ujarnya.

Ketua Asprindo Binjai yang diwakili Syahrir Nasution menyambut baik dengan penyerahan SK pengurus Asprindo Binjai ini.

Baginya dengan terbentuknya DPC Binjai ini, sebagai upaya memperkuat, memajukan harkat  martabat warga Indonesia. Karenanya dengan terbentuknya Asprindo ini, Syahrir juga mengajak semua berjuang dan bangkit untuk serius mengimplementasikan amanah tersebut, apalagi daerah ini, memiliki potensi besar.

"Kita berharap ini menjadi pilot projek Asprindo. Kenapa? Karena kedua daerah ini miss manajemen, akibat tidak ada strong leadership, tidak ada,"pungkasnya.

Sedangkan Ketua Asprindo Langkat, Azhar Andi Lubis menyebutkan saat ini pihaknya sudah mulai melakukan survey terhadap beberapa produk potensial dari Kabupaten Langkat salah satunya serei yang kini dibudidayakan hingga mencapai 27 hektar. (UKM01/rel)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2019. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved