Pedagang Warung Nasi Terkena Imbas Bangkai Babi, Menu Ikan Rendah Peminat
Diposkan: 14 Nov 2019 Dibaca: 1472 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Bangkai babi yang mencemari sejumlah Marelan selain berdampak buruk bagi lingkungan hidup, para pedagang warung nasi di Medan terutama di Medan Marelan juga berdampak buruk.
Warung-warung nasi terpaksa mengurangi menu ikan karena pembeli tidak mau memesan menu ikan dengan alasan khawatir ikan-ikan yang ada saat ini terkontaminasi bakteri dari bangkai babi.
"Saya terpaksa kurangi menu ikan, biasanya 2 kg perhari saya siapkan, tapi sekarang karena maraknya bangkai babi ini, saya hanya sediakan 1 kg saja menu ikan ditiap jenis ikannya," ucap Mak Mutiara, Owner Rumah Makan Mutiara di Pasar 1 Medan Marelan pada Rabu, (13/11/2019).
Dikatakanya, pembeli nasi bungkus lebih memilih menu telur dadar, telur ceplok dan ayam. Jelas omsetnya menjadi menurun. Karena jika bermenu telur harga nasi bungkusnya jadi murah.
"Banyak pilih menu telur dan kalaupun ikan pilih ikan nila dan lele, itukan dari tambak jadi mereka tidak takut tercemar babi," ujarnya.
Begitu juga ungkapan pemilik warung nasi di Medan Tembung, Mimi, diwarungnya juga sepi peminat menu ikan. Bahkan sehari lalu diakuinya banyak menu ikan bersisa. Dikatakanya penyebabnya karena bangkai babi itu dikhawatirkan dimakan ikan sehingga pada jijik untuk mengkonsumsinya. (UKM06)