Opie Populerkan Produk Etnik Batak

Opie Populerkan Produk Etnik Batak

Diposkan: 27 Aug 2018 Dibaca: 1261 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Berani menerima tantangan, berhasil membawa Marina Syofia mampu menghadirkan beragam kreasi dan inovasi produk etnik berbahan baku ulos dan batik khas Sumatera Utara.

Tidak hanya itu saja, kedepan pemilik usaha Rumah Nayozei ini berharap bisa mempopulerkan sekaligus menjadi ikon produk etnik di Sumatera Utara. Dan menjadi oleh-oleh yang selalu dicari wisatawan baik lokal maupun domestik.

Dituturkan Opie Sjafril sapaan akrab Marina Syofia, Senin (27/8/2018), pertama kali memulai usaha tersebut tanpa modal. Bahkan dari tantangan yang dialamatkan padanya setelah mengikuti pelatihan lifeskill tas dan ulos, menjadi energi baginya untuk mengaplikasikan ilmunya ke dalam produk.

Saat itu sambung, Opie mengaku dibekali dengan bahan baku berupa kain. Dari sini, dia membuat beragam produk seperti tas, dompet dan gantungan kunci. Dari usaha dan beragam karya tersebut, Opie mendapatkan hasil yang cukup menggiurkan, keuntungannya mencapai Rp 2 jutaan.

Melihat hasilnya, Opie semakin memotivasi dan tertarik untuk terus mengeluti usaha tersebut. Kemudian menghadirkan kreativitas lainnya dari ulos dan batik batak tersebut. “Yang terpikir itu, bagaimana bisa menghadirkan produk khas dan berkarakter Sumut dan menjadikannya oleh-oleh khas. Sehingga siapapun yang datang ke Sumut menjadikannya sebagai oleh-oleh,”ujarnya.

Opie yang merupakan salah satu mitra binaan Dinas Koperasi dan UMKM Sumatera Utara ini mengaku optimis akan usaha yang dibangunnya ini mampu bersaing di pasaran. Ini karena produk yang disajikannya dengan desain sendiri tersebut, unik dan mengangkat karakter Sumatera Utara, dengan ulos atau batiknya.

Seiring perjalanan waktu, kreativitasnya pun terus berkembang. Hingga merambah ke produk sepatu dan sendal. Dengan begitu beragam produk  handmade ini, bisa dipadupadankan antara sepatu atau sandal dengan tas serta pakaiannya.

Beragam karyanya tersebut terutama pakaian bisa dipadupadankan antara batik dengan bordiran. Sehingga pakaian kesan yang diberikan bisa digunakan untuk kantoran, bisa dibuat menjadi gaun yang elegan dan mewah. Tanpa meninggalkan budaya lokal.

“Kita pengen lebih dikenal lagi, dalam artian lebih familiar. Jika dicari produk yang berbau etnik terutama etnik batak, mikirnya Rumah Nayozie,”imbuhnya.

Tidak hanya itu kedepan Opie memiliki impian punya workshop. “Impianya pengen punya workshop yang berisini orang-orang muda kreatif agar produk yang tercipta selalu update dan mendunia,”ujarnya.

Usaha yang melirik pasar kalangan ekonomi menengah ke atas ini, tidak hanya sekedar memproduk produk semata. Namun juga menerima orderan sesuai dengan selera konsumen. 

Beragam produk ini sudah dipasarkan hingga ke berbagai daerah seperti Jakarta, Surabaya, Bandung ini dipasarkan bervariasi mulai Rp 20.000 hingga jutaan rupiah tergantung produknya. “Tapi tetap lebih banyak kita lempar ke reseller sekarang ini,”ujarnya. (UKM01)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved