Novit Florist, Dari Merangkai Hingga Laundry Bunga

Novit Florist, Dari Merangkai Hingga Laundry Bunga

Diposkan: 11 Jun 2018 Dibaca: 1290 kali


UKMKOTAMEDAN.COM,MEDAN-Meski tidak memiliki skill dalam merangkai bunga, bukan menjadi kendala. Sebab dengan semangat dan keinginan untuk berani mencoba dan memulai bisa membawa sukses.  Seperti Novita Sari, yang merintis merangkai bunga kemudian berkembang dengan laundry bunga.

Diceritakan Novit, sapaan akrab Novita Sari, Senin (11/6/2018), dia terinspirasi untuk mencoba peruntungan dengan merangkai bunga, setelah selama tujuh tahun berjualan daging di Pusat Pasar Tradisional Medan. Kebetulan, bersebelahan dengan rutinitasnya berdagang, ada pedagang bunga yang sehari-hari selalu merangkai bunga.

Dia mengaku sangat kegiatan merangkai bunga tersebut, sangat menarik perhatiannya.  Sehingga keinginan mencoba merangkai bunga pun dilakukannya. Jadi saya pun membeli bahan sendiri dan mencoba merangkai bunga dirumah. Ternyata hasilnya lumayan,”ujarnya.

Ini sebutnya, karena setiap ada orang yang datang kerumahnya selalu minta dibuatin buquet. Tidak hanya itu, permintaan juga datang dari teman-temannya. “Lama-lama karena keasikan dapat duit, jadi ketagihan. Mulailah usaha ini diseriusi, dan seiring berjalannya waktu berkembang ke usaha papan bunga,”ujar Novita yang mengaku semua dipelajarinya secara otodidak.

Bisnisnya ini terus bertumbuh, tidak hanya buqeut, bisnisnya juga berkembang dengan usaha papan bunga. Bahkan di tahun 2010, Novit pun memperluas peluang bisnisnya dengan laundry bunga.

Usaha laundry ini sebenarnya, urai Novit bermula dari keluhan kerabatnya yang gelisah dengan beragam bunganya yang kotor. Padahal dibeli dengan harga yang mahal. Sementara kalau dibuang sayang, karena masih bagus.

“Dari sini, saya mulai membersihkan bunga bunga itu. Dan lama-lama menjadi bersih. Dan saat dilaundry, rangkaiannya juga berubah, sehingga seperti bunga baru lagi,”ujar Novita yang mengaku hal ini yang menjadi motivasi baginya melirik peluang bisnis laundry bunga tersebut.

Tidak hanya sekedar mencuci, bunga yang sudah dilaundry ini kemudian dimodifikasi rangkaiannya. Sehingga memberi kesan, seperti bunga baru.. “Ini , bermula dari keluarga juga tadi, lama-lama menjadi berkembang. Karena di Medan juga jarang usaha laundry bunga.  Setiap hari, bulan bertambah orang yang tahu,”imbuh Novit. (UKM01)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved