Nova Pilih Jadi Pengusaha Mukenah Bordir
Diposkan: 25 Jun 2018 Dibaca: 1316 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Tidak bisa menjadi pekerja, mendorong Nova Aini Siregar lebih memilih mengembangkan potensi dan keterampilan yang dimilikinya. Ia pun membuka usaha mukenah produksi rumahan sekira tahun 2003 silam.
Sebenarnya, ujar Nova, Senin (25/6/2018) bisnis mukenah tidak asing baginya. Sebab sejak masih kecil, keluarganya sudah memiliki usaha serupa. Hanya saja, mukenah yang diproduksi belum dibordir.
Saat itu akunya, bisnis mukenah persaingannya belum seketat seperti saat ini. Sebab meski mukenahnya biasa saja tanpa bordir, penjualan tetap lancar. Namun semakin banyaknya pelaku usaha serupa, dituntut adanya inovasi untuk bisa bersaing dan bertahan.
Berbekal keterampilan bordir yang diperolehnya dari seorang temannya saat masih duduk di bangku Sekolah Menenah Atas (SMA), Nova meminta izin kepada orangtuanya untuk merintis bisnis mukenah sekira 15 tahun silam.
Dengan restu dari orangtua dan ilmu yang dimilikinya, awal memulai usaha Nova mengaku bisa menyelesaikan hingga 10 lembar mukenah bordir dalam sepekan. “Saat itu, perlembarnya ditawarkan Rp 130 ribu dengan kualitas standar,”ujarnya.
Kualitas yang ditawarkan juga beragam, tergantung selera dan permintaan konsumen. Dalam membangun bisnis ini, tidak sepenuhnya mulus. Bahkan Nova pernah ditipu hingga puluhan juta ini, yang mengakibatkan bisnisnnya bangkrut.
Saat itu sebut Nova, mukenah buatannya dibawa seseorang ke Malaysia untuk dijualkan. Namun, uangnya tidak dibayarkan. Meski merugi, tidak membuatnya terpuruk.
Nova pun berjuang kembali dari nol membangun bisnisnya agar bisa bangkit lagi. "Saya berusaha untuk bangkit lagi, dan tetap bertahan. Saya berjuang untuk bangkit, daripada kerja di ditempat orang,"imbuhnya.
Saat ini, sebut Nova permintaaan mukenah buatannya tidak sedikit yang ditolak. Ini disebabkan keterbatasan dan sulitnya mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang bisa bordir.(UMK01)