Noerlen Kembangkan Wisata Edukasi

Noerlen Kembangkan Wisata Edukasi

Diposkan: 06 May 2018 Dibaca: 1473 kali


UKMKOTAMEDAN.COM-MEDAN

Kegundahan akan sulitnya mendapatkan bahan baku buah markisa, membuat Rachmi Novianti mulai memikirkan agar usahanya tetap bertahan. Hingga akhirnya, sekira dua tahun terakhir, Rachmi Novianti yang akrab disapa Mimi ini mengembangkan wisata edukasi.

Keputusannya ini, ternyata memiliki peluang menjanjikan bagi pemilik usaha yang berada di Jalan Sei Tuan. Sebab Wisata edukasi ini, ternyata tidak hanya memikat wisatawan lokal namun juga mancanegara. Hampir setiap hari , wisatawan datang ke Rumah Noerlen ini.

Diceritakan Mimi, ide membuat wisata edukasi ini, bermula dari kunjungan beberapa profesor yang berasal dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta. Saat itu, rombongan datang untuk melihat dan membandingkan seperti apa pengolahan limbah industri kecil dan industri besar.

“Pada masa itu Sirup Noerlen belum mengenal wisata edukasi, saya sangat tersanjung dengan kehadiran profesor UGM ini di mana saya menerangkan awal pembuatan sirup yang masih berbentuk buah. Mereka begitu serius melihat penjelasan saya. Nah, di sana saya melihat yang membaaa mereka sampai ke Rumah Markisa Sirup Noerlen dari pihak travel ada guide di sana yang juga mendengarkan penjelasan saya dan setelah mereka pulang saya berfikir dan sangat tertarik dengan menjadikan Rumah Markisa Sirup Noerlen sebagai wisata edukasi di Medan,” katanya.

Disini, Mimi mengaku, begitu semangat menjelaskan kepada profesor tersebut bagaimana membuat markisa, kemudian limbah berupa biji markisa yang ia punya bisa dikelola kembali menjadi kerajinan tangan seperti lukisan, tempat tisu atau lainnya. Setelah rombongan pulang, Mimi pun tidak melepaskan kesempatan dan menelpon pihak travel dan mengatakan bila ada tamu bisa bawa ke Rumah Markisa Sirup Noerlen. Ini sekaligus menjadi titik balik Mimi merubah konsep bisnisnya, yang selama ini fokus pada produksi berubah menjadi tempat wisata edukasi bagi turis lokal dan luar negeri.

Untuk diketahui usaha rumahan ini awalnya dirintis Hj Noerlen, ibundanya, sejak tahun 1985. Pada waktu itu kondisi keluarga dengan ayah yang sudah pensiun memunculkan ide untuk membuat usaha rumahan ini. Meski jatuh bangun, akhirnya cita-cita sang ibu yang ingin mempromosikan sirup rumahan ini berbuah manis. Kini bisa dikenal di Indonesia sampai ke Luar Negeri dan terbaru Mimi memperoleh penghargaan Pengusaha Bahan Pangan Lokal Terbaik dari Medan Tourism Award 2017.

“Tepat pada hari ibu yakni 22 Desember 2017 penganugerahan itu saya terima sebagai Pengusaha Bahan Pangan Lokal Terbaik dan ini adalah keberhasilan ibu saya, dan semua untuk ibu saya,” urainya berkaca-kaca. Dalam membangun usaha ini, Mimi menyebutkan mengutamakan hospitality. Bagaimana jika ada tamu dadakan pihaknya harus sudah stand by sudah untuk memberikan sambutan dan edukasi kepada mereka. Dia mau dari mereka datang karyawan di sini sigap membawakan baki berisikan sirup yang diberikan ke tamu.

“Di Medan, bisa dicek dimana ada industri oleh-oleh di Kota Medan ini yang membawa baki selamat datang pada tamu,”ujarnya. Untuk itu, ia ingin tetap mempertahankan pencapaiannya sekarang ini, tentang wisata edukasi ini sehingga setiap moment kunjungan dari wisatawan ia abadikan dan ia share ke media sosial Facebook (FB) miliknya agar bisa dilihat orang banyak. “Kalau dibilang orang main FB itu kampungan bagi saya di sini ada rezeki dengan apalagi dengan saya share kegiatan melalui video dan foto beberapa pihak travel tertarik dan menghubingi saya dan ini jelas menjadi rezeki bagi saya,” ujarnya.

Dan, saat ini bukan hanya sirup saja yang ia pasarkan di pusat oleh-oleh Rumah Markisa Sirup Noerlen juga terdapat oleh-oleh lain khas Medan seperti ikan teri, kopi, snack orong-orong, sambal andaliman, aksesories sampai baju dan banyak lagi. “Intinya harus ramah, jangan marah bila pengunjung gak jadi beli dan hospitality industry atau servis pada pengunjung ini juga kuncinya,” tandas (UKM 01)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved