Nilai Impor CIF Turun 10,13%, Impor Barang Modal Naik 11,33%
Diposkan: 09 Oct 2018 Dibaca: 1195 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut menyebutkan ada sejumlah kenaikan dan penurunan nilai impor melalui Sumut di bulan Agustus 2018 dibanding bulan Juli 2018.
Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sumut, Bismark SP Sitinjak mengatakan berdasarkan cost, insurance & freight (CIF) terjadi penurunan sebesar US$519,20 juta dibandingkan bulan Juli 2018 yang mencapai US$577,74 juta. Atau setara 10,13%.
"Tapi bila dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, nilai impor mengalami kenaikan sebesar 36,97%," ujarnya kepada wartawan di Medan, Selasa (9/10/2018).
Berbeda dengan barang modal yang justru mengalami kenaikan sebesar 11,33% dibanding bulan Juli.
“Nilai impor bulan Agustus 2018 dibanding bulan Juli 2018 untuk barang modal naik sebesar 11,33%, bahan baku/penolong turun sebesar 9,94%, dan barang konsumsi turun sebesar 29,97%," kata Bismark.
Dia mengungkapkan pada Agustus 2018, golongan barang yang mengalami penurunan nilai impor terbesar adalah gandum-ganduman (HS 10) sebesar US$21,43 juta (-61,67%), sedangkan golongan barang yang mengalami kenaikanan nilai impor terbesar yaitu golongan mesin/peralatan listrik (HS 85) sebesar US$22,25 juta (87,65%).
"Nilai impor bulan Agustus 2018 dari Tiongkok merupakan yang terbesar yaitu US$111,12 juta dengan perannya mencapai 21,40% dari total impor Sumatera Utara, diikuti Singapura sebesar US$63,01 juta (12,14%), dan Malaysia sebesar US$45,61 juta (8,78%)," sebut Bismark.
Selanjutnya, impor menurut negara asal utama dari total nilai impor Sumatera Utara sebesar US$519,20 juta pada bulan Agustus 2018, sebesar US$222,75 juta (42,90%) berasal dari Asia di luar ASEAN, sebesar US$126,36 juta (24,34%) berasal dari ASEAN dan sisanya berasal dari kawasan lainnya.
"Negara pemasok barang impor terbesar pada Agustus 2018 adalah Tiongkok sebesar US$157,18 juta (30,27%), diikuti Singapura sebesar US$56,10 juta (10,81%), dan Malaysia sebesar US$42,67 juta (8,22%)," ujar Bismark.
Disisi lain, neraca perdagangan luar negeri Sumut bulan Agustus 2018 mengalami surplus sebesar US$239,55 juta, naik 22,41% dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai US$195,70 juta.
Dia menjelaskan apabila neraca perdagangan luar negeri Sumut bulan Agustus 2018 dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, terjadi penurunan sebesar 53,64% yaitu dari US$516,72 juta pada bulan Agustus 2017 menjadi US$239,55 juta di bulan Agustus 2018.(UKM05)