Musnahkan Obat dan Makanan Ilegal, Balai POM Gunakan Mobil Insenerator
Diposkan: 27 Dec 2018 Dibaca: 834 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Biasanya obat dan makanan ilegal dan kadaluarsa hasil tangkapan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Medan, dimusnahkan dengan cara dibakar manual dengan terlebih dahulu disiram dengan minyak tanah dan kemudian disulut dengan api obor. Namun, tidak lagi dengan saat ini. Sebab sudah ada bantuan mobil pemusnah obat dan makanan ilegal maupun kadaluarsa.
Mobil ini disebut dengan mobil Insenerator. Mobil yang diatasnya terdapat tungku pembakaran ini gunanya untuk mengolah limbah padat, yang mengkonversi materi padat (sampah) menjadi materi gas, dan abu.
"Untuk saat ini kita menggunakan insenerator untuk memusnahkan barang tangkapan kita, karena selain cepat dan mudah prosesnya, pemusnahan menggunakan insenerator ini ramah lingkungan, karena tidak memberi emisi bagi lingkungan sekitar," jelas Kepala BPOM RI, Penny K.Lukito pada saat melakukan pemusnahan obat dan makanan ilegal hasil penindakan Balai POM Medan tahun 2018, Kamis (27/12/2018).
Dan mobil insenerator ini kata Penny K. Lukito sangat praktis terutama saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Karena OTT ini, harus segera ditangkap dan dimusnahkan.
Lebih lanjut diakuinya, dengan alat ini sebanyak 10 kg sampai 30 kg, barang ilegal bisa langsung dibakar dengan cepat dan emisinya dapat digunakan untuk pupuk juga bahan bangunan.
"Kedepannya kita akan membangun kebutuhan pengawasan obat dan makanan yaitu membangun fasilitas pemusnahan yang sifatnya lebih permanen, kalau mobil insenerator kan sifatnya mobile dan kapasitasnya terbatas. Kedepannya kita akan membangun yang kapasitasnya lebih besar dan menggunakan teknologi yang bersih lagi untuk lingkungan,"ujarnya lagi disela-sela konprensi pers pemusnahan obat dan makanan ilegal di halaman kantor Balai POM Medan.
Kepala BPOM RI, Penny K.Lukito pada kesempatan itu memusnahkan senilai Rp 2 Milyar obat,makanan tanpa izin edar atau tidak memiliki persyaratan dan kemananan dan mutu.
Sementara itu, mobil insenerator ini juga sudah digunakan di 10 kota di Indonesia, dan di Medan merupakan hal baru. Salah seorang teknisi, Yono mengatakan alat ini sangat mudah dan cepat untuk membakar sampah seperti obat dan makanan ilegal. Proses pembakaran menggunakan solar dan pastinya dengan temperatur yang cukup panas sehingga dengan mudah membakar benda-benda padat.
"Mudah penggunaannya, bahan bakarnya pakai solar dan aman ini buat lingkungan,"pungkasnya. (UKM06)