Mochi Ice Cream, Awalnya Konsumsi Keluarga Kini Jadi Bisnis Menjanjikan

Mochi Ice Cream, Awalnya Konsumsi Keluarga Kini Jadi Bisnis Menjanjikan

Diposkan: 21 Dec 2018 Dibaca: 1332 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Jika biasanya Mochi isiannya adalah kacang tumbuk, berbeda dengan mochi buatan  Arwita Rahmadiyah Pasaribu warga Jalan Meteorologi Komplek Barokah, Pancing.

Mochi buatanya selain kenyal isiannya adalah es krim yang sangat lembut. Jelas menggugah selera. Dan siapa saja pasti ingin mencobanya.

Kini, Mochi Ice Cream Medan ini dapat ditemui di Sentra UMK Jalan Sei Serayu Medan. "Saya hadirkan mochi ini untuk menikmati mochi dengan isian berbeda. Kebetulan anak saya penyuka mochi dan juga es krim, jadi saya buat sendiri saja buat anak-anak saya," ujarnya, Kamis (20/12/2018).

Perempuan yang akrab dipanggil Wita ini mengatakan awal bagaimana bisnis ini berkembang.  Dia mengurai pertama kali produksi hanya untuk konsumsi keluarga.

Wita yang juga pekerja di Bank Sumut itu mengaku berawal saat temannya ingin mencoba rasa mochi es krim miliknya ternyata temannya sangat suka. Selang beberapa hari, temannya meminta agar dijual juga di Instagram, ternyata banyak yang pesan.  Kemudian dia postinglah mochi isian es krim tersebut. Dan tanpa ia sangka langsung banyak yang pesan.

"Pesanan awal  adalah teman saya yang tinggal di Inalum dan meminta untuk menjualkan moci es krimnya di kawasan Inalum. Pertama kali ia pesan 20 pac isian 6. Kemudian pesan lagi 10 pac. Alhamdulilah, seterusnya mochi ini menjadi bisnis sampingan saya," katanya lagi.

Pemasarannya diakuinya masih melalui sistem  online seperti di Facebook dan Instagram. Ia sempat bingung saat ada pesan dan Sibolga, karena jaraknya terlalu jauh, Wita menolaknya dengan alasan  takut mencair. Namun, karena tidak ingin mengecewakan pembeli akhirnya ia pernah juga mengirim mochi es krim ke Sibolga dengan packing menggunakan sterfoam.

Selain itu, Wita juga kerap mengikuti bazar-bazar khusunya yang diselenggarakan Bank Sumut. Namun, karena ia juga sebagai pekerja diakuinya pemasarannya sangat kurang sehingga ia menitipkan produknya di Sentra UMK.

Untuk varian rasa, ia mengakui saat ini yang paling laris adalah rasa coklat tetapi ia juga menyediakan varian lain yakni Vanilla, coklat, strawberi, Oreo, Durian dan kopyor. Untuk satu pacnya ia membandrol Rp35 ribu dengan isian 6 mochi.

"Saya berharap, usaha saya ini ada izinnya dari Dinkes, MUI, Balaipom agar saya lebih mudah mempromosikannya, selanjutnya impian saya ingin punya gerai sendiri," tandas ibu dua anak ini. (UKM06)

 

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved