Merajut Itu Bikin Rileks dan Menghasilkan Rupiah

Merajut Itu Bikin Rileks dan Menghasilkan Rupiah
Afnaria

Diposkan: 03 Jul 2018 Dibaca: 1369 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Tak banyak yang menyadari keahlian yang dimiliki sejak masa sekolah bisa berbuah rupiah di masa depan. Bahkan, jika itu bertajuk hobi sekalipun.

Inilah yang dilakukan Afnaria yang kini  berstatus sebagai dosen matematika. Nah, di tengah rutinitasnya mengajar puluhan mahasiswa, terkadang terjebak dengan kepenatan, dia mengalihkan perhatian ke hobi merajut.

Skill merajut sejatinya sudah dikenalnya sejak di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) saat mata pelajaran Keterampilan Tangan dan Kesenian (KTK).

Perlahan dia merajut dan terciptalah suatu karya. Awalnya hanya untuk pakai sendiri, namun siapa sangka saat dipakainya sendiri ke kampus, banyak yang tertarik.

Alhasil, hobi pun dirintis jadi usaha. Terlebih banyak yang memberikan masukan atas produknya agar lebih baik. Mulai dari menggunakan merek produk dan memasarkan via online.

Awalnya, dia membuat dompet kecil untuk tempat handphone semacam pounch. "Bisa digunakan untuk kosmetik. Dari produk pertama saya ini, sudah membuat orang tertarik. Karena ada tiga orang yang order saat itu," ujarnya belum lama ini.

Untuk pemasaran, pemilik instagram mybintangdesaign ini, mengaku masih mengandalkan media sosial. Tiga tahun memulai bisnis, Afnaria sudah membuat beragam produk seperti kotak pensil, tas, kosmetik bag, sajadah, karpet, boneka. “Kita buat, tergantung yang order mau pesan apa. Kita bisa buat,” ungkapnya.

Dari hobinya ini, Afnaria mengaku setiap bulan ada saja orderan yang masuk. “Saya kalau terima orderan, tidak mau buru-buru. Kita utamakan kualitas. Jadi yang orden, ikut antrian," akunya.

Untuk menyelesaikan satu orderan ukuran besar, dia  membutuhkan waktu hingga satu bulan.

Sejauh ini, Afnaria mengaku banyak terima  orderan produk  berupa sarung bantal dan tas. “Kemarin menjelang lebaran, banyak yang pesan taplak meja," timpalnya.

Untuk harga dia mematok mulai Rp150 ribu hingga Rp4 juta.

Tak ingin monoton, Afnaria berhasrat membuat kreasi baru untuk produknya. "Ingin ekspansi ke quilting. Saya terinspirasi dari acara workshop yang digelar becraft baru-baru ini. Jadi pengen buat produk kerajinan kain percah yang dikolaborasikan dengan rajut. Ini mengambil keindahan alam Sumut. Tapi sejauh ini masih desain,” bebernya.

Sejalan dengan profesinya sebagai dosen, Afnaria juga berharap kelak mempunyai tempat workhshop yang dapat digunakan untuk lokasi melatih banyak mahasiswa agar memiliki skill merajut. Sehingga bisa dijadikan sebagai sumber panghasilan tambahan jika sudah memiliki pekerjaan, atau bisa dijadikan usaha.

“Dengan merajut, bisa menjadi sumber penghasilan tambahan. Saya kalau sudah merajut, relaksasi banget. Asyik, kalau lagi off, bisa duduk dari pagi sampai malam. Setelah merajut bisa relaks lagi, mulai dengan semangat baru lagi," pungkasnya. (UKM01)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved