Menaker Dorong Mahasiwa Jadi Wirausaha
Diposkan: 26 Aug 2018 Dibaca: 924 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, JAWA TIMUR, -Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri mendorong mahasiswa responsif menghadapi perubahan dengan mengembangkan diri menjadi wiruasahawan setelah menyelesaikan studi di kampusnya.
Hal ini disampaikan saat memberikan kuliah bertema "Peran perguruan tinggi dalam menciptakan masyakarat berkeadaban yang mandiri, kreatif dan berdaya saing global" di aula kampus Universitas Nurul Jadid (Unja), Probolinggo, Minggu (26/8/2018).
“Agar memberikan konstribusi signifikan kepada masyarakat dan negara, mahasiswa dan para alumni hendaknya juga dibekali skill dan kompetensi untuk bisa bersaing di pasar kerja atau memulai wirausaha,“ ujar Menaker.
Untuk memperbanyak jumlah wirausaha, investasi yang paling utama adalah memperkuat ketrampilan dan kompetensi. “Skill dan kompetensi diperlukan agar anak muda di Probolinggo, bisa melindungi dirinya dalam dunia yang penuh persaingan,“ ujarnya.
Saat ini sebutnya, jumlah wirausaha di Indonesia baru mencapai 3,1% atau belum sampai 4 % dari total jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 263 juta. Jumlah ini, masih kalah dibandingkan Malaysia yang sudah mencapai 5 %, Singapura 7 %, maupun Jepang 9 %. Padahal kalau mau makmur, jumlah pengusahanya harus ditingkatkan dan mahasiwa tidak berorientasi menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) usai menamatkan kuliah.
“Artinya ada PR, Pekerjaan Rumah besar di republik ini yakni bagaimana anak-anak muda ini didorong bukan sekedar punya skill untuk bekerja. Tetapi yang penting bagaimana punya skill untuk menciptakan lapangan kerja sehingga anak-anak tak bergantung kepada lapangan kerja,”ujarnya.
Menaker menyebutkan, dua kunci utama untuk menjadi wirausaha adalah kreatif dan inovatif. "Kalau mau kreatif dan inovatif, harus keluar dari rutinitas agar perspektifnya berubah. Kalau terpaku rutinitas, maka sulit untuk kreatif dan berkembang,"ujarnya.
Dia pun berharap mahasiswa Unja mampu melihat perkembangan jaman dengan menyesuaikan diri dan tidak bergantung kepada institusi.
Turut hadir Direktur Bina Kelembagaan Pelatihan Ditjen Binalattas Kemnaker Dudung Heriyadi, Bany Ariyanto mewakili Kabid Pelatihan Kerja dan Produktivitas Disnaker Kabupaten Probolinggo, Rektor Universitas Nurul Jadid KH. Abdul Hamid Wahid, Wakil Rektor I Hambali, Wakil Rektor II KH Najiburrahman Wahid, Wakil Rektor III M. Nur Fadli Hidayat, Pengasuh Pondok Pesantren KH M. Zuhri Zaini, Karo Kepesantrenan Faizin Syamweil, Karo Pendidikan Mahfudz Faqih, dan 1000 mahasiswa dan santri Nurul Jadid serta mitra desa di Kecamatan Pakuniran dan Gading, kabupaten Probolinggo. (*/UKM01)
Sumber: Kemnaker