Lukisan Sabut Karya Pelaku Usaha Sumut Raih Rekor MURI

  Lukisan Sabut Karya Pelaku Usaha Sumut Raih Rekor MURI
Febri Yunarta

Diposkan: 28 Nov 2018 Dibaca: 982 kali


 

UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Torehan prestasi membanggakan diraih Febri Yunarta, seorang pelaku asal Sumatera Utara atas produk lukisan sabut kelapa berukuran 3,6 meter x 4,8 meter.

Lukisan tersebut  berhasil meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan nomor 8747R.MURI/XI/2018 dalam Festival Kelapa Indonesia Kedua yang digelar di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.

Untuk membuat lukisan tersebut membutuhkan sebanyak 100 kg sabut kelapa dan 20 kg ijuk dengan 60 kg lem.

Febri menjelaskan proses pengerjaannya membutuhkan waktu tiga pekan, pada awal September dan dilakukan empat orang pelaku usaha asal Sumatera Utara masing-masing, pengrajin sabut kelapa dengan brand Creabrush, Irwan Sembiring pengrajin gerabah Tembikar Lestari, Morris Alexander Siregar, pelukis bubuk kopi dengan merek Coffee Painting serta Kamaruzaman pelukis bubuk teh, Zaman Art.

“Alhamdulillah, Kabupaten Lingga memberikan apresiasi terhadap lukisan sabut kelapa milik Creabrush untuk dibuat rekor MURI,” ujarnya, Selasa (27/11/2018).

Dijelaskannya, Rekor dunia MURI tersebut ujarnya, merupakan rangkaian acara Festival Kelapa Indonesia ke 2 yang digelar di Dabo, Singkep,  kabupaten Lingga pada 21 hingga 23 November 2018. Untuk piagam terhadap lukisan sabut kelapa ini dengan kategori Seni dan Budaya  ini, diserahkan Senior Manager Muri, Yusuf Ngadri.

Selain lukisan sabut kelapa, sejumlah produk Creabrush juga ditampilkan di Festival Kelapa Indonesia ke 2 ini, seperti kaligrafi sabut kelapa, replika sabut kelapa, tas sabut kelapa, sendal sabut kelapa dan sepatu sabut kelapa.

Dalam festival itu juga diperkenalkan beragam produk dengan menggunakan bahan baku kelapa  seperti VCO, minyak goreng kelapa, kerajinan batok. “Semuanya dengan bahan baku kelapa,” ujarnya.

Febri mengungkapkan sebenarnya festival yang digelar tersebut bertujuan untuk mendorong agar nilai jual kepala mengalami kenaikan di Kepri. Sebab di daerah tersebut, kelapa dijual dengan harganya murah hanya Rp1000 per buahnya. (UKM02)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved