Lubuk Muin, Tempat Refreshing Warga Kampung Matfa

Lubuk Muin, Tempat Refreshing Warga Kampung Matfa

Diposkan: 31 Dec 2018 Dibaca: 1255 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Pernah mendengar yang namanya Kampung Majelis Ta'lim Fardhu Ain (Matfa). Jika tidak, Kampung Matfa adalah sebuah kampung yang terletak di RT 03 Darussalam, Dusun III Darat Hulu, Desa Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Kampung yang unik ini dihuni 1073 jiwa. Dengan mata pencaharian warganya,  memanfaatkan sektor-sektor pekerjaan yang sudah ada di kampung tersebut. Seperti sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan tambang minyak, berkebun, juga ada pabrik tahu dan tempe juga ada usaha rumahan.

Tingginya aktifitas masyarakat, membuat Pemimpin Kampung Matfa, Tuan Imam membangun sebuah tempat untuk warga bisa melepas lelah, menghilangkan kepenatan juga bisa tempat hiburan berkumpul dengan keluarga. Sebuah tempat bernama Lubuk Muin.

Lubuk Muin dihadirkan tidak lama setelah kampung Matfa berdiri, tahun 2012 silam. Kholikul Ritonga humas Kampung Matfa mengatakan nama Lubuk Muin  ini diberikan karena pengelola awal lubuk tersebut adalah bernama Muin. Sehingga tercetuslah nama Lubuk Muin.

"Kebetulan yang mengelola namanya pak Muin jadi diberi nama lubuk Muin. Disini sekarang dikelola dua orang namun jika untuk kebersihan dan gotong royong banyak warga yang terlibat," kata Kholikul Ritonga yang biasa disapa Kholik.

Dikatakan Kholik, Lubuk Muin berada di atas perbukitan, untuk menuju lubuk tersebut harus melewati beberapa  sektor di kampung itu, yakni sektor peternakan, dan sektor perikanaan. Dan biasanya Lubuk Muin ini digunakan  untuk acara famili gathering dan merayakan hari besar, tempat wisata dan bermain bersama.

"Disini ada banyak jenis ikan yang hidup, diantaranya ikan lele, gurami, patin, dan sepat. Sengaja dari luar  kita tabur  bibit ke sini. Ini bukan untuk diternakkan, tapi untuk rekreasi, mancing bersamaan, rekreasi bersama dan nyemplung bersama lalu bakar dan makan ikan bersama," paparnya.

Sambil memperlihatkan keindahan Lubuk  Muin, Kholik menceritakan inspirasi awal dibangun Lubuk Muin. Awalnya adalah bahwa setiap satu tempat harus ada tempat refreshing. Jadi karena tempat tersebut memungkinkan untuk dibuat tempat rekreasi jadi mereka membuat lubuk itu.

"Ikan ikan di lubuk Muin ini bisa di pancing oleh pengunjung, baik tamu Tuan Imam maupun tamu warga namun harus memiliki izin terlebih dahulu. Dan setiap tamu yang datang juga dinyatakan tidak boleh melakukan beberapa hal misalnya berbicara kotor, berbuat tindakan tercela dan tidak merusak Lubuk," pungkasnya.(UKM06)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved