Lewat Bimtek Masyarakat Didorong Jadi Wirausaha Melek Tehnologi
Diposkan: 24 Jul 2018 Dibaca: 1151 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, Medan- Pemerintah terus mendorong dan memotivasi masyarakat menjadi wirausaha baru yang melek tehnologi. Sehingga mampu menghadapi tantangan revolusi industri 4.0 dengan menguasai informasi tehnologi.
Seperti melalui acara bimbingan tehnis (Bimtek) yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Utara selama lima hari, 23 hingga 27 Juli di Garuda Plaza Hotel dan diikuti 25 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut, H Alwin, saat membuka acara Bimtek Kewirausahaan kepada masyarakat calon wirausaha baru, Senin (23/7/2018), mengatakan kegiatan ini untuk mendukung pertumbuhan jumlah IKM di Sumatera Utara.
Sebab selama bimtek, para peserta akan dibekali dengan ilmu bagaimana memulai dan mengembangkan sebuah usaha. “Disini akan dikupas, bagaimana mulai wirausaha dari produksi hingga pemasaran,”ujarnya.
Dia menambahkan, bisnis yang terintegrasi dengan tehnologi digital, di era revolusi industri ke 4.0, memiliki potensi yang besar untuk tumbuh dan berkembang. Sebab aspek penguasaan tehnologi akan menjadi penentu utama keberhasilan diera ini.
Seiring dengan hal tersebut, pihaknya pun menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten, pengusaha muda yang melek teknologi informasi, praktisi dari PT Telkom. “Ini untuk melatih menjadi wirausaha baru yang menguasai teknologi informasi,”imbuhnya .
Sementara ketua panitia, Dian Jatikusuma menyebutkan bimtek yang digelar ini, bertujuan melatih masyarakat menjadi wirausahawan untuk menghadapi era industri 4.0. Oleh karenanya, melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu menciptakan produk yang berdaya saing serta menguasai teknologi informasi.
Even ini menghadirkan sejumlah pembicara seperti General Manager PT. Telkom Indonesia, Alween Ong, pengusaha muda peraih penghargaan nasional dan internasional , Juan Utama Batubara, pengusaha muda dari Universitas Negeri Medan dan Tenaga Ahli dari Kementerian Perindustrian. (UKM01)