Lepaskan Status Karyawan di Perusahaan Swasta, Fitri Rintis Usaha Abon Mak Kido
Diposkan: 04 May 2019 Dibaca: 1509 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Fitri Wahyuni (32) warga Jalan Komplek Cendana Asri Blok C No 2 Sei Mencirim, Medan Sunggal rintis usaha abon dengan brand Abon Mak Kido. Usaha Abon Mak Kido merupakan usaha memproduksi abon yang terbuat dari ayam, sapi, ikan dan dibuat secara home made.
Dikatakanya awalnya ia membuka usaha ini pada awal November tahun 2018, namun ia baru berani menjual abon rumahan itu pada bukan Desember 2018 lalu.
"Abon Mak Kido ini dibuat asli dari bahan daging/ikan tanpa campuran tanpa msg dan pengawet, abon mulai dicoba awal November 2018, dan baru mulai dijual Desember 2018," jelasnya.
Dia menjelaskan merintis usaha ini ia keluar dari pekerjaannya di salah satu perusahaan swasta pada Oktober 2018 lalu, alasannya agar dekat dengan anak-anaknya yang masih kecil dan membutuhkan perhatian darinya. Kemudian ia pun mencari usaha yang tidak menyita waktu.
"Terus setelah resain saya juga cari usaha yang nggak terlalu menyita waktu. Awalnya jual pizza, sampai sekarang juga masih, tapi akhirnya saya lebih seneng fokus ke abon karena selain waktunya fleksibel, berbisnis abon ini juga menguntungkan terutama saya bisa membuat makanan yg sehat buat anak-anak saya," tuturnya.
Mengapa juga memilih usaha ini karena keluarganya juga suka mengkonsumsi abon. "Dulu kalo kerja kan suka keteteran buat sarapan, karna ada stok abon jadi simpel ringkas, sehat," katanya lagi.
Wanita yang sudah memiliki 2 anak itu, mengatakan diawal pembuatan abon ini ia bolak-balik mengalami kegagalan dalam memproses abon ini, diakuinya memang ia tidak memiliki kemampuan khusus dalam membuat abon."Pernah masak 7 kilo gosong, salah resep, rasanya tidak cocok," paparnya.
Namun ia tidak berhenti disitu, ia terus belajar untuk mendapatkan hasil yang terbaik." Saya terus belajar, bertanya sama temen-teman, liat you tube, ikut kelas, eksperimen, macem-macem lah usaha saya sampe akhirnya dapat rasa yang pas," katanya.
Diakunya juga karena masih merintis jadi masih meraba untuk penjualannya, jadi ia bekerja sama dengan mitra UKM lainnya.
"Produksi nggak setiap hari, biasanya seminggu sekali atau dua kali tergantung stok rata-rata perbulan masih 25 kg," ungkapnya lagi.
Wanita yang akrab disapa Fitri ini mengaku ingin sekali usaha ini bisa besar dan dapat membuka lapangan pekerjaan.sedangkan Impian jangka panjangnya dari dulu itu ia ingin menciptakan kampungnya menjadi sentra usaha abon supaya bisa sukses sama-sama.
Sementara itu, untuk harga Abon ayam ukuran bruto 100 gram original Rp25.000, pedas Rp27.000, abon ikan ukuran bruto 100 gram original Rp27.000, pedas Rp29.000, abon ayam ukuran cup bruto 50 gram Rp15.000, pedas Rp17.000, abon ikan ukuran cup bruto 50 gram original Rp17.000 dan pedas Rp19.000. (UKM06)