Langkat-Binjai Punya Potensi Besar untuk Dikembangkan
Diposkan: 10 Mar 2019 Dibaca: 837 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Kabupaten Langkat dan Kota Binjai dinilai memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Karenanya, diharapkan potensi tersebut bisa dikelola dan manage secara profesional.
Hal ini diungkapkan Dewan Penasehat Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) Binjai, Syahrin Nasution baru-baru ini, saat bersilaturrahmi bersama pengurus Asprindo Sumut dihadiri Ketua Asprindo Sumut, Rafriandi Nasution dan Sekretaris, M Nazmi Matondang, dirangkai dengan penyerahan komposisi pengurus Asprindo Binjai dan Langkat.
Langkat sebut Syahrin, selama ini masih dikenal dengan sawitnya. Padahal, sebenarnya banyak potensi dan peluang yang sangat memungkinkan untuk digali dan dikelola secara profesional. Selain potensi pertanian, produk-produk usaha mikro kecil dan menengah (UKM), juga sumur minyak yang telah ditinggalkan.
Untuk produk industri rumah tangga misalnya, ada beberapa produk yang bias di kembangkan. Seperti belacan, telur asin, dodol. Bahkan untuk belacan dari Langkat ini, sudah di kemas. Namun masih perlu dibenahi, mulai ukurannya agar memiliki daya tarik di pasaran.
Selain itu potensi lainnya, juga ada emping. “Namun sayangnya yang diketahui publik itu, hanya sawit,”ujarnya.
Untuk dodol misalnya, sudah mampu menyerap tenaga kerja. Namun lagi-lagi, produk tersebut dinilainya, kurang mendapat perhatian. Karena belum ada dukungan yang terlihat diberikan pemerintah.
Kemudian untuk potensi pertanian, sebutnya juga masih terbuka lebar. Salah satunya dengan memanfaatkan lahan terlantar untuk ditanami masyarakat.
Sedangkan di Kota Binjai sambungnya, memiliki banyak potensi home industri.Beragam produk UKM dari daerah ini, seperti pakaian, kerajinan rotan dan lainnya.
Warga Kota Binjai ini, memperdiksi pelaku usaha home industri di daerah ini, mencapai 30% dari jumlah penduduknya. Namun sayangnya, juga kurang mendapatkan perhatian. “Ini salah satu pointnya, bisa tidak ini Asprindo menjadi gardanya,”harapnya.
Dia pun berharap potensi tersebut bisa diangkat. “Ini tugas Asprindo, untuk bangkitkan batang terendam itu,”ujarnya, sehingga bisa diselesaikan salah satunya dengan bergandeng tangan untuk menggali dan mengembangkan potensi yang ada.
Azhar Andi Lubis, selaku kandidat Ketua Asprindo Langkat mengamini potensi daerah tersebut. Selain perkebunan, pertanian, serta produk UKM juga ada 1406 sumut minyak di Langkat.
Menyikapi hal tersebut, Rafriandi mengatakan dengan kehadiran Asperindo, diharapkan masyarakat Langkat tergugah dan menyadari jika daerah tersebut memiliki sumber daya alam yang sangat kaya. Hanya saja butuh sentuhan inovasi, kreativitas serta kerja keras. Sehingga daerah ini kedepannya bisa lebih maju.
Sementara untuk Binjai Rafriandi menilai bagaimana untuk menggali potensi yang ada terus digali baik ekonomi ataupun pariwisatanya. Sehingga bisa menjadi kota transisi yang diminati baik investor maupun wisatawan maupun penggiat ekonomi. (rel)