KUMKM Aceh Diajak Manfaatkan Dana Bergulir
Diposkan: 02 Jun 2018 Dibaca: 1408 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, ACEH-Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM), Braman Setyo mengajak KUMKM Aceh untuk memanfaatkan dana bergulir dialokasikan pemerintah.
Hal ini disampaikan Braman pada pembukaan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Program Inklusif LPDB-KUMKM di Aceh, seperti dilansir dari laman resmi lpdb.id, Sabtu (2/6/2018).
Disebutkan Braman Setyo, tahun 2017 lalu UMKM di Aceh khususnya sektor produktif, tidak ada satu pun proposal pengajuan pinjaman dana bergulir ini. Padahal pemerintah tahun 2017 lalu, mengalokasikan anggaran dana bergulir sebesar Rp 40,35 miliar untuk KUMKM di Aceh
Padahal sambungnya, potensi sektor produktif di Aceh cukup besar. Pihaknya pun sangat menyayangkan tidak terserapnya dana bergulir ini. Oleh karenanya, LPDB kembali mensosialisasikan program penyaluran dana bergulir, sekaligus memberikan bimbingan teknis tentang tata cara mengakses dana bergulir LPDB kepada KUMKM di Aceh.
"Kami ingin menggali sektor-sektor produktif yang ada di Provinsi Aceh. Selama ini hampir 70% pembiayaan kita pada simpan pinjam. Oleh karena itu, sektor produktif ini memiliki nilai tambah yang cukup besar, sehingga akan menjadi konsentrasi LPDB kedepannya," kata Rabu lalu (30/5/2018) di Aceh.
Selama ini sebut Braman Aceh merupakan daerah terkecil ke-30 dari 34 provinsi yang menyerap pembiayaan dana bergulir LPDB. "Sehingga kami berharap dengan memiliki sektor produktif seperti kopi, nilam, karet, sawit dan sebagainya bisa mendapatkan alokasi dana yang cukup besar," harap Braman.
Untuk suku bunga di LPDB, Braman menjelaskan meliputi program nawacita 4,5% untuk sektor pertanian, perikanan, perkebunan. Kemudian 5% untuk sektor ril, seperti KUMKM, manufaktur, kerajinan, industri kreatif. Sementara untuk simpan pinjam 7% dan pembiayaan syariah dengan sistem bagi hasil.
Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam kesempatan tersebut mengajak, agar para pelaku Koperasi dan UMKM memanfaatkan pembiayaan dana bergulir LPDB, khususnya pembiayaan modal kerja/usaha dengan pola syariah yang telah dihadirkan LPDB.
"Seiring berkembangnya pola pembiayaan syariah, maka besar harapan kami kedepannya para pelaku Koperasi dan UMKM di Aceh dapat memanfaatkan kehadiran Direktorat Pembiayaan Syariah LPDB-KUMKM untuk meningkatkan ekonomi mikro dan makro di daerah masing-masing, meningkatkan volume usaha masyarakat, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah di Aceh," ujarnya. (***/UKM01)